Pengelola Mestinya Cari Solusi Kemacetan di Tol

Sabtu, 09 Desember 2017 – 16:45 WIB
Kemacetan di Tol Dalam Kota. Ilustrasi Foto: dok.JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Pengamat transportasi Azas Tigor Nainggolan meyakini kemacetan yang selama ini terjadi di jalan tol, dapat diatasi.

Asalkan semua pihak tidak berpikir sektoral. Namun bersama-sama mencari solusi.

BACA JUGA: Pengelola Tol Makin Lama Kian Untung, Mestinya Tarif Turun

"Saya kira kemacetan di jalan tol pasti bisa diatasi. Selama ini kan berpikirmya sektoral, internal (pengelola jalan tol,red) terkesan tidak ada koordinasi sama pemerintah," ujar Tigor kepada JPNN, Sabtu (9/12).

Tigor menilai, kemacetan di jalan tol bisa diurai jika pengelola dan pemerintah membangun program bersama.

BACA JUGA: Kerugian Akibat Macet di Jalan Tol Capai Rp 50 Triliun?

Misalnya, memberlakukan sistem buka tutup, atau strategi lain yang dinilai cukup mumpuni.

"(Solusi buka-tutup, red) bisa. Kalau sudah penuh ditutup. Jadi perlu menggagas berbagai cara biar jalan tol lancar. Pasti bisa, selama ini kan penyebabnya terlihat. Misalnya penggunaan e-toll yang kadang-kadang macet, sistem pembayaran yang antre lama, tak sesuai dengan volume kendaraan yang mengantre, " ucapnya.

BACA JUGA: Pelayanan Jasa Marga Belum Baik, Tarif Tol Tak Pantas Naik

Tigor kemudian mengingatkan, bahwa tanggung jawab untuk memastikan kelancaran jalan tol ada di tangan pengelola.

Mereka tidak bisa lepas tangan begitu saja, membiarkan pengguna terjebak kemacetan hingga berjam-jam.

"Jadi intinya, tujuan dari dibangunnya jalan tol itu harus terpenuhi. Yaitu jalan bebas hambatan," pungkas Tigor. (gir/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Benahi Dulu Kemacetan, Baru Naikkan Tarif Tol


Redaktur & Reporter : Ken Girsang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler