Pengelola Tempat Wisata di Madiun Pasrah dengan Keputusan Pemkab

Jumat, 14 Mei 2021 – 16:10 WIB
lustrasi - Sejumlah anak mengamati tingkah beberapa ekor monyet di kebun binatang Taman Rekreasi Umbul, Kabupaten Madiun, Jawa Timur. Foto: ANTARA/Siswowidodo

jpnn.com, MADIUN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun, Jawa Timur, menutup semua tempat wisata yang ada di wilayah itu selama masa pelarangan mudik dan libur Lebaran 2021.

Bupati Madiun Ahmad Dawami mengatakan penutupan tempat wisata itu mengacu pada ketentuan larangan mudik yang sedang berlangsung saat ini. Tujuan utamanya demi keselamatan bersama dari ancaman penularan COVID-19.

BACA JUGA: Pengetatan Arus Balik Dua Lapis, Anies: Masuk Tempat Wisata harus Punya KTP DKI Jakarta

"Momentum Lebaran selaras dengan libur panjang. Dikhawatirkan daya tarik piknik malah terjadi kerumunan hingga berpotensi menularkan COVID-19," ujar Bupati Ahmad Dawami di Madiun, Jumat.

Menurut dia, penutupan tempat wisata juga sesuai SE Mendagri serta hasil rakor virtual dengan Pemprov Jawa Timur beberapa waktu lalu, sehingga Pemkab Madiun harus mengikuti ketentuan tersebut.

BACA JUGA: Ziarah Kubur Dilarang, Tempat Wisata Dibuka, Dedi Mulyadi Bingung

"Jadi, saat ini tempat wisata di Kabupaten Madiun ditutup sementara mulai dari 6–17 Mei mendatang," katanya.

Kebijakan penutupan tempat wisata di Kabupaten Madiun membuat pengelola tempat hiburan dan wisata di wilayah setempat kecewa.

BACA JUGA: Wajah Emil Dardak Mendadak Merah Saat Arumi Bachsin Bertanya Soal Perselingkuhan

Direktur Taman Wisata Umbul (Madiun Umbul Square) Afri Handoko mengatakan manajemennya telah menyebar tiket gratis guna menarik wisatawan.

“Kami sudah menyebar 20.000 tiket gratis untuk anak-anak. Tujuannya mendongkrak angka kunjungan wisatawan ke Taman Umbul," kata Afri.

Tiket gratis itu disebar ke berbagai daerah di wilayah eks-Keresidenan Madiun. Namun, strategi pemasaran itu gagal seiring kebijakan pemkab setempat yang menutup sementara objek wisata sampai 17 Mei mendatang.

"Biar bagaimanapun, kami tetap harus mematuhi ketentuan tersebut demi kebaikan bersama," ujarnya.

Pihaknya hanya bisa pasrah dengan kebijakan tersebut. Padahal momentun libur Lebaran sangat diharapkan untuk mendongkrak tingkat kunjungan. Karena ditutup sementara lagi, maka tidak ada pemasukan untuk operasional taman.

Pengelola Wisata Umbul hanya berharap pada donasi masyarakat dan pecinta satwa, terutama untuk memenuhi kebutuhan pakan bagi satwa koleksi kebun binatang mini itu.

Sesuai data, Taman Wisata Umbul Madiun yang merupakan lembaga konservasi satwa milik Pemkab Madiun memiliki sebanyak 168 satwa yang menjadi koleksi, yakni satwa jenis mamalia, aves, dan reptil.

Adapun kebutuhan mendasar yang diperlukan untuk pemeliharaan hewan-hewan tersebut di antaranya makanan satwa berupa buah-buahan, daging ayam segar, dan obat-obatan.

Selain wahana edukasi satwa, Taman Wisata Umbul yang berada di Desa Glonggong, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun tersebut juga terdapat delapan wahana permainan yang menjadi jujukan wisata saat liburan.(Antara/jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:


Redaktur & Reporter : Friederich

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler