Penghasilan Sebulan Cuma Rp 200 Ribu, Sunarti Bersyukur Terima BST dari Kemensos

Minggu, 18 Oktober 2020 – 20:37 WIB
Mensos Juliari P Batubara dan Menteri PPPA I Gusti Ayu Bintang Darmawati bersama Ketua DPR Puan Maharani menyaksikan penyaluran BST di Badung, Bali, Jumat (16/10).

jpnn.com, BADUNG - I Wayan Sunarti sangat bersyukur menerima bantuan sosial yang diberikan Kementerian Sosial RI di masa pandemi Covid-19.

Apalagi sejak wabah corona merajalela, warga Badung, Provinsi Bali itu lebih banyak menganggur karena pekerjaannya sebagai buruh angkut pasir sepi orderan.

BACA JUGA: Agar Bansos Picu Multiplier Effect, Mensos Berharap Pemasok Lokal Sediakan Kebutuhan KPM  

 

Kehidupan Wayan Sunarti semakin berat karena suaminya yang berprofesi sebagai buruh bangunan, juga mengalami nasib serupa. Bila sebelum pandemi dia mampu mendapatkan upah sekitar Rp 500 sebulan, kini angkanya jauh berkurang.

BACA JUGA: Alhamdulilah, Sudah Disiapkan Anggaran Rp 37,4 Miliar untuk Tunjangan Guru Non-PNS

Jangankan bisa mengumpulkan uang Rp 500 ribu, pendapatan keluarganya sekarang paling banyak hanya Rp 200 ribu.

 

BACA JUGA: Eko Honorer K2: Aku Enggak Kaget, Makanya Ogah Ikut Tes PPPK

“Itu pun tidak setiap bulan ada. Saya merasa sangat senang dan terbantu dengan program Bantuan Sosial Tunai (BST) dari pemerintah ini,” kata warga Banjar Kedampal, Desa Dauh Yeh Cani, Badung itu pada Minggu (18/10).

Wayan Sunarti merupakan salah seorang dari 12.790 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Badung, yang menerima BST dari Kementerian Sosial. Total BST Kemensos untuk kabupaten ini senilai Rp 2.997.600.000.

Pada Jumat lalu (16/10), Sunarti bersama puluhan KPM lainnya duduk secara berjarak di Pura Dalem Gede Desa Adat Abiansemal, Desa Dauh Yeh Cani, Badung.

Hari itu, Menteri Sosial Juliari P Batubara dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Ayu Bintang Darmawati, hadir di lokasi tersebut mendampingi Ketua DPR Puan Maharani.

Mensos Ari -sapaan Juliari dan Menteri PPPA Ayu Bintang bersama Ketua DPR Puan Maharani menyaksikan langsung penyaluran bansos dari Kemensos RI kepada warga Bali.

Masyarakat Badung menyampaikan terima kasih kepada pemerintah karena bansos yang mereka terima sangat membantu di saat mereka sulit sekarang ini.

“Selama pandemi, sekarang saya dan suami jarang-jarang bekerja. Karena itu bantuan ini sangat membantu saya untuk membeli kebutuhan makan sehari-hari. Saya harap bantuan ini dapat terus dilanjutkan oleh pemerintah untuk menolong orang-orang seperti saya,” Sunarti menambahkan.

Sementara itu, KPM lain bernama Wayan Bagiarta mengaku selama pandemi Covid-19, dirinya yang bekerja di sektor pariwisata sebagai karyawan sebuah vila di Canggu, Badung, bahkan mengalami pemotongan gaji hingga 50 persen.

“Sekarang tamu sepi, dalam seminggu saya hanya bekerja tiga kali dan gaji juga dipotong. Karena itu, bantuan sosial tunai ini sangat membantu saya sebagai pekerja pariwisata yang sangat terdampak pandemi," ucap Bagiarta.

Selain untuk memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari, BST yang sudah dia terima sebanyak tujuh tahap tersebut juga digunakan membeli pulsa paket data internet untuk kebutuhan anaknya mengikuti belajar secara daring.

“Selama COVID-19 ini kan anak-anak belajar dari rumah, itu juga butuh kuota yang lumayan banyak. Jadi, bantuan ini juga saya belikan paket data untuk anak-anak sekolah secara daring," jelasnya.

Gede Ariana selaku KPM BST juga mengucapkan terima kasih kepada Kemensos RI yang telah menyalurkan program bantuan yang pada tahap ketujuh dia terima sebesar Rp 300 ribu.

"Saya sangat terbantu dengan program ini untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Terima kasih bantuannya. Saya pedagang makanan kecil-kecilan, sekarang pembeli juga sangat sepi," katanya.(*/jpnn)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler