Setelah menimbulkan kontroversi, bendera Nazi yang sebelumnya dikibarkan di sebuah rumah di kota Beulah, negara bagian Victoria diturunkan. Polisi mengatakan warga di rumah tersebut tidak tahu bendera itu menimbulkan keributan Menteri Utama Daniel Andrews kemarin mendesak pemilik rumah untuk segera menurunkan bendera Ada desakan agar tindakan menunjukkan simbol Nazi dinyatakan sebagai tindak terlarang

 

BACA JUGA: WN Indonesia Sengaja Pilih Sekolah Kejuruan demi Tinggal di Australia

Sejumlah warga telah mengecam pengibaran bendera tersebut, termasuk dari pemimpin negara bagian Victoria, Premier Daniel Andrews.

Daniel mengatakan pengibaran tersebut adalah hal yang "menjijikan" dan menyerukan agar simbol Nazi dilarang dipertunjukkan di depan umum.

BACA JUGA: Percayalah, Razia LGBT di Depok Hanya Akan Menimbulkan Masalah Baru?

"Mereka yang mengibarkan bendera yang memalukan itu.. ini tindakan yang menjijikan," ujar Daniel.

"Bila mereka adalah orang yang beradab, maka akan segera menurunkan bendera tersebut," katanya.

BACA JUGA: Iran Tangkap Pelaku Penyebab Jatuhnya Pesawat Penumpang Ukraina

Bendera tersebut bergambar Swastika dan simbol Nazi lainnya di rumah yang berlokasi di sebuah kota kecil, sekitar 360 kilometer dari Melbourne.

Simbol Nazi berasal dari jaman pemerintahan Jerman di bawah kepemimpinan Adolf Hitler saat Perang Dunia Kedua, dimana jutaan warga Yahudi dibantai oleh Jerman. Photo: Ali Cupper adalah anggota parlemen dari kalangan independen untuk daerah pemilihan Mildura yang meliputi juga Beulah. (Facebook: Ali Cupper)

 

Anggota parlemen di negara bagian Victoria, Ali Cupper yang mewakili daerah pemilihan Mildura, dimana kota Beulah berada, juga kecewa dengan pengibaran bendera tersebut.

"Ini mengejutkan, menyedihkan dan juga tamparan bagi kita semua, sebagai warga negara demokratis, yang percaya dengan kesamaan dan merangkul semua pihak," kata Ali.

Kepolisian Victoria dalam pernyataannya mengatakan sudah menerima laporan keluhan soal bendera tersebut dan menyelidiki apakah ada pelanggaran yang terjadi.

Polisi akan bekerjasama dengan dewan kota setempat, Yarriambiack Shire Council, untuk menyelesaikan masalah.

Mereka telah meminta nasehat hukum bagaimana menurunkan bendera tersebut, namun yang hanya bisa lakukan adalah meminta warga pemilik rumah tersebut menurunkan sendiri.

"Kami akan bekerja sama dengan otoritas penegak hukum yang memiliki kuasa untuk menurunkan bendera," perwakilan dewan kota mengatakannya.

Bendera berwarna hitam dan merah itu mirip dengan bendera 'Wehrmacht', bendera yang digunakan dari tahun 1935 sampai 1938, sebagai simbol angkatan bersenjata Nazi Jerman.

Saat Adolf Hitler menjadi panglima angkatan bersenjata Jerman di tahun 1938, bendera tersebut kemudian diganti.

ABC sudah berusaha menghubungi pemilik rumah namun tidak mendapat jawaban.

Namun harian Australia, 'The Age' melaporkan salah seorang pemilik rumah membela diri dengan mengatakan bahwa mereka memiliki keturunan Jerman. Sentimen anti Yahudi meningkat di Australia

Kepala Komisi Anti Penghinaan Terhadap Ras dan Agama Australia, Dvir Abramovich telah meminta pemerintah negara bagian Victoria untuk melarang pemasangan bendera atau simbol Nazi lainnya.

"Mereka menggunakan simbol Swastika untuk menggalang solidaritas mendukung rejim pembunuh Nazi dan hukum mendukung mereka," ujarnya merujuk pada pemasangan bendera apapun di Australia bukan tindakan ilegal.

"Semua orang yang cinta negeri ini percaya dengan nilai-nilai yang menyatukan kita bersama, yaitu rasa hormat dan kebebasan, akan kecewa."

Premier Daniel Andrews mengatakan pemerintah akan bertemu dengan kelompok masyarakat Yahudi.

Ia juga akan membuat laporan ke parlemen yang sedang menyelidiki semakin meningkatnya sentimen anti Yahudi di Australia saat ini.

"Sentimen Anti Yahudi sedang meningkat. Dan itu adalah fakta." kata Daniel.

"Adalah hal yamg sama sekali tidak bisa diterima, mengibarkan sesuatu yang menjadi simbol kebencian, dan bendera itu menjadi simbolnya."

Lihat berita selengkapnya dalam bahasa Inggris di sini.

BACA ARTIKEL LAINNYA... Uang yang Terbakar Karena Kebakaran Hutan Australia Bisa Ditukar Ke Bank

Berita Terkait