Pengin Beli Rumah? Mandiri Tawarkan Bunga Rendah

Sabtu, 24 Februari 2018 – 01:18 WIB
Ilustrasi Bank Mandiri. Foto: Radar Bali/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Perbankan gencar memberikan bunga murah untuk kredit pemilikan rumah (KPR) pada awal tahun ini.

Bunga murah dipandang mampu mendorong pembelian rumah yang biasanya landai pada kuartal pertama.

BACA JUGA: Daftar Perbandingan Laba BNI, BRI, BTN, dan Mandiri

Bank Mandiri, misalnya. Perbankan pelat merah tersebut memberikan bunga 5,55 persen fixed selama dua tahun pertama dan 6,55 persen fixed pada tiga tahun setelahnya.

Khusus pembelian rumah dari developer rekanan, ada subsidi bunga 3,55 persen fixed dua tahun pertama dan dilanjutkan 6,55 persen fixed tiga tahun setelahnya.

BACA JUGA: Moeldoko Sampaikan Pesan Penting untuk Generasi Milenial

Senior Vice President Consumer Loan PT Bank Mandiri Tbk Harry Gale menyatakan, bisnis KPR selalu menarik bagi perbankan.

Namun, tantangan utama saat ini adalah market dari generasi milenial yang mendominasi jumlah populasi.

BACA JUGA: OCBC NISP: Tahun Ini Era Rumah Primer

Yakni, mencapai 33 persen dari total 255 juta penduduk Indonesia.

”Sebab, harga tanah jauh sekali naiknya. Tidak secepat kenaikan gaji. Jadi, harus niat benar-benar didisiplinkan keuangannya supaya bisa mencicil uang muka. Selanjutnya, baru dipikirkan angsurannya,” ujar Harry, Kamis (22/2).

Selain persoalan gaji, gaya hidup generasi milenial yang boros menjadi penghambat kemampuan membeli rumah.

Bahkan, di kota-kota besar, konsumen generasi milenial rata-rata hanya mampu membeli rumah pertama berupa rumah tapak (landed house) di pinggiran kota.

Ada pula yang membeli apartemen berukuran kecil di tengah kota yang harganya lebih terjangkau.

”Maka, bank itu harus mendorong pembelian dari mereka (generasi milenial, Red) dengan suku bunga yang ringan,” ungkap Harry.

Hingga akhir tahun lalu, Bank Mandiri menyalurkan KPR senilai Rp 39,7 triliun atau naik sebelas persen secara year-on-year (yoy).

Tahun ini Bank Mandiri menargetkan pertumbuhan KPR sebesar 15 persen.

Selain mendorong kredit dengan bunga ringan, perseroan memaksimalkan penyaluran KPR subsidi fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP). (rin/c20/fal)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Sepertinya Ada Sinyal dari Pak Jokowi untuk Mas Romy


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler