Pengujung Tahun, Capaian Penerimaan Tiga Kantor Bea Cukai Ini Meroket

Kamis, 16 Desember 2021 – 19:34 WIB
Penerimaan Tiga kantor Bea Cukai memuaskan. Foto: Humas Bea Cukai

jpnn.com, JAKARTA - Kantor pelayanan Bea Cukai di berbagai daerah menorehkan capaian luar bisa di pengujung 2021. 

Dua kantor pelayanan, Bea Cukai Batam dan Cikarang, bahkan berhasil melampaui target penerimaan tahun ini.

BACA JUGA: Bea Cukai Gagalkan Jutaan Batang Rokok Ilegal di Sumatera

Kantor lainnya, Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Jawa Tengah dan DIY, menunjukkan tren positif dalam capaian penerimaan.

Kasubdit Komunikasi dan Publikasi Bea Cukai Tubagus Firman Hermansjah pada Kamis (16/12) mengatakan, capaian penerimaan yang bisa dikumpulkan Bea Cukai Batam hingga November tercatat Rp 947,33 miliar atau 332,53 persen.

BACA JUGA: Bea Cukai Beri Asistensi Ke Pelaku Usaha untuk Optimalkan Fasilitas Pabean

Target yang ditentukan adalah Rp 284,89 miliar.

"Penerimaan pada Januari hingga November 2021 ini jauh meningkat jika dibandingkan 2020. Meskipun telah jauh melampaui target, pada Desember diperkirakan capaian penerimaan lebih dari Rp 1 triliun," ungkapnya.

BACA JUGA: Bea Cukai Gandeng Lembaga Pendidikan untuk Optimalkan Kinerja

Bea Cukai Cikarang juga menorehkan prestasi pada capaian penerimaan.

Mereka berhasil mencapai target penerimaan yang telah ditetapkan.

Di antaranya, bea masuk Rp 360.018.327.365 atau 104,07 persen dari target Rp 345.938.583.000. 

Penerimaan cukai Rp 5.674.258.000 dari target Rp 725.000.000 (data 13 Desember 2021).

Kabar menggembirakan juga datang dari Kanwil Bea Cukai Jateng dan DIY yang berhasil menyetorkan Rp 38,03 triliun ke kas negara dari target Rp 43,77 triliun.

Firman menuturkan, kantor wilayah tersebut optimistis dapat memenuhi target yang dibebankan pada 2021. 

“Realisasi penerimaan Rp 38,03 triliun terdiri atas bea masuk Rp1,51 triliun, bea keluar Rp 92,88 miliar, dan cukai Rp 36,43 triliun.

Penerimaan bea masuk tumbuh 12,55 persen atau Rp 168,22 miliar di periode yang sama pada 2020.

''Mereka optimistis dapat memenuhi target penerimaan," ujar Firman.

Realisasi penerimaan bea masuk ini telah mencapai 91,41 persen dari target penerimaan bea masuk yang ditetapkan Rp 1,65 triliun. 

Begitu pula penerimaan dari sisi cukai, realisasinya telah mencapai Rp 36,43 triliun dari target Rp 42,09 triliun.

Sementara itu, realisasi penerimaan bea keluar sampai 30 November 2021 telah melampaui target 391,63 persen, yaitu Rp 92,88 miliar dari target Rp 23,72 miliar.

Firman menegaskan, Bea Cukai terus mengumpulkan penerimaan negara hingga penutupan tahun anggaran.

Pengujung 2021, kegiatan ekspor-impor dan peredaran barang kena cukai tetap harus diawasi demi tercapainya penerimaan negara yang maksimal.

"Meski tren penerimaan menunjukkan hasil positif di pengujung 2021, seluruh pegawai Bea Cukai berkomitmen menjaga dan meningkatkan semangat dalam bekerja guna memberikan kinerja yang semakin baik untuk negara dan institusi," tegas Firman. (mrk/jpnn)

 


Redaktur : Tarmizi Hamdi
Reporter : Tarmizi Hamdi, Tarmizi Hamdi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler