Penipuan Berkedok Arisan Online Marak Lagi, Kombes Supriadi Ungkap Modusnya, Waspada

Senin, 29 November 2021 – 23:32 WIB
Polda Sumsel mengimbau masyarakat hati-hati dan lebih waspada pada modus penipuan online. Ilustrasi: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, PALEMBANG - Penipuan berkedok arisan online di Sumatera Selatan hingga berujung laporan di kepolisian kembali marak.

Polda Sumsel mengimbau masyarakat untuk berhati-hati jika ada tawaran arisan dengan keuntungan yang besar.

BACA JUGA: Pengacara Kondang Nyaris Dihabisi, Lihat Kondisi Mobilnya, AKP Zanzibar Merespons Begini

Hal tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Drs Supriadi MM.

“Misalkan ada ajakan dari orang tertentu untuk bergabung dengan arisan tolak saja, apalagi keuntungan yang dijanjikan tidak wajar,” kata Kombes Pol Drs Supriadi kepada wartawan, Senin (29/11/2021).

BACA JUGA: Pengacara Kondang Ini Nyaris Dihabisi, Mobilnya Juga Ditabrak, Pelaku Tak Disangka

Supriadi juga mengimbau masyarakat yang mengetahui adanya kegiatan arisan online agar segera melaporkan ke pihak kepolisian untuk segera  ditindaklanjuti.

Modus pelaku penipuan arisan online ini merayu untuk mengajak ikut dalam arisan online dengan janji-janji keuntungan yang besar sehingga masyarakat tertarik.

BACA JUGA: Penting! Begini Cara Terhindar dari Modus Penipuan Online

“Namun, setelah berjalan keuntungan yang dijanjikan tidak pernah ada, justru uang yang telah disetorkan tidak pernah kembali,” ungkapnya.

Supriadi menambahkan, berkaca dari kasus arisan online yang pernah diselidiki dan diungkap Polda Sumsel semuanya berujung di persidangan.

BACA JUGA: Marbut Masjid Curiga Air di Kamar Mandi Jalan Terus, Lalu Diintip, Astaga, Ternyata

“Kasus arisan online yang kami tangani rata-rata korbannya tertipu dengan bujuk rayu dan dijanjikan keuntungan. Nyatanya justru mereka harus mengalami kerugian karena uang yang mereka setorkan tak kunjung kembali,” tandasnya.(dho/sumeks.co)


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler