Penjelasan Mendagri Tito Terkait Isu Jokowi 3 Periode di Silatnas APDESI

Selasa, 05 April 2022 – 20:39 WIB
Mendagri Tito Karnavian bicara soal Jokowi 3 Periode. Ilustrasi Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyebut pelaksanaan Silatnas Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (29/3) kemarin, bukan acara politik.

Kendati demikian, dalam acara itu muncul dukungan agar Joko Widodo (Jokowi) menjabat presiden selama tiga periode.

BACA JUGA: Junimart Minta APDESI Ditegur, Mendagri Tito Menolak, Begini Alasannya

"Menurut saya ini bukan acara politik," kata Tito saat mengikuti Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi II di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (5/4).

Mantan Kapolri itu mengatakan acara Silatnas APDESI sebenarnya banyak berbicara tentang efektivitas penggunaan anggaran desa.

BACA JUGA: APDESI Dukung Jokowi 3 Periode, Guspardi Berkata Begini kepada Mendagri Tito

Selain itu, acara juga membahas tentang perlunya kepala desa bisa digaji setiap bulan. Bukan per tiga bulan seperti praktik di beberapa daerah.

Presiden Jokowi yang turut hadir di acara itu juga sempat berpidato.

BACA JUGA: Cecar Mendagri soal Manuver APDESI Dukung Jokowi, Anak Buah Megawati: Bablas

Isinya memerintahkan Tito dan Menteri Keuangan Sri Mulyani bisa mencairkan gaji bagi kepala desa setiap bulan.

Menurut Tito, acara ditutup dengan doa setelah Jokowi menyelesaikan pidato.

Tidak ada sekali pun muncul suara dukungan Jokowi menjabat presiden selama tiga periode.

Presiden Jokowi sebelum meninggalkan area Istora Senayan, kemudian menyapa para kepala desa yang hadir di Silatnas APDESI.

"Setelah itu presiden seperti biasa datang, muter sambil apalah, kan, enggak langsung pulang. Beliau (Jokowi, red) selalu dalam setiap kegiatan selalu menyapa," ujar Tito.

Namun, kata alumnus Akpol 1987 itu, suara tiga periode baru muncul setelah acara Silatnas APDESI benar-benar berakhir dan Jokowi berada di area luar Istora Senayan.

Tito yang ketika itu mendampingi Jokowi, mendengar teriakan dari kepala desa tentang tiga periode di area luar Istora.

"Begitu di luar, para kepala desa juga ramai di luar di Istora itu. Ada yang teriak-teriak. Pak, tiga periode, ya, Pak," ujar mantan Kepala BNPT itu.

Tito mengatakan Jokowi tidak berkata apa-apa ketika beberapa kepala desa memekikkan dukungan tiga periode.

Jokowi hanya menunjukkan beberapa gestur, lalu kepala negara masuk mobil dan pergi dari area Istora Senayan.

"Pak Jokowi hanya senyum saja masuk mobil," beber mantan Kapolda Metro Jaya itu.

Tito menuturkan Silatnas APDESI bukan acara yang sengaja diatur demi mendukung Jokowi menjabat tiga periode.

Menurutnya, ucapan dukungan hanya bersifat spontan dan itu pun terungkap setelah Silatnas APDESI berakhir.

"Itu, kan, spontan-spontan saja, wajar-wajar saja kalau orang spontan. Ini negara demokrasi," tutur Tito. (ast/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Tito Karnavian: e-Voting Sudah Dilaksanakan dalam Pilkades


Redaktur : M. Rasyid Ridha
Reporter : Aristo Setiawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler