Penjualan Meningkat 122 Persen Tahun Ini, CHIP Optimistis Capaian 2023 Semakin Moncer

Minggu, 16 April 2023 – 15:38 WIB
Emiten teknologi IoT dan smart card PT Pelita Teknologi Global Tbk. (CHIP) melantai di bursa saham. Foto: CHIP

jpnn.com, JAKARTA - Emiten teknologi IoT dan smart card PT Pelita Teknologi Global Tbk. (CHIP) optimistis capaian penjualan perusahaan semakin moncer pada 2023.

Klaim itu berdasarkan raihan kinerja yang impresif sepanjang 2022.

BACA JUGA: Hasri Zulkarnain Sebut PT Pelita Teknologi Global Target Laba 20 Persen hingga Sasar Luar Negeri

Pertumbuhan penjualan CHIP menyentuh angka Rp147 miliar sepanjang 2022 lalu.

Jumlah penjualan itu meningkat 122 persen dibanding tahun sebelumnya yang sebesar Rp 66 miliar. Capaian tersebut melampaui target penjualan perseroan sepanjang 2022 yang sebesar Rp 90 miliar.

BACA JUGA: Trimegah Bangun Persada Melantai di Bursa Saham, Antusias Investor Begitu Tinggi

Kinerja penjualan perseroan terbilang impresif karena usia CHIP masih terbilang muda, sebagai produsen OS & Sim-card yang baru berjalan sekitar empat tahun beroperasi.

Dengan realisasi penjualan yang mencapai Rp 147 miliar, perseroan mematok target mencapai Rp 154 miliar pada tahun ini.

BACA JUGA: Bakal Melantai di Bursa, Multivision Plus Tawarkan Harga Saham Sebegini

CHIP optimistis dengan adanya tambahan dana IPO akan meningkatkan penjualan dan memenuhi target tersebut.

Menurut Direktur Utama CHIP Ardarini, target 2023 ini telah mempertimbangkan sejumlah aspek. Salah satunya tanggapan konsumen positif terhadap produk CHIP.

"Iya, jadi, semua sudah menjadi pertimbangan dari kami sebagai produsen OS & SIM-Card," ucap dia.

Lebih lanjut, peningkatan penjualan CHIP pada 2022 juga mendongkrak laba perseroan.

Tercatat, laba CHIP sepanjang 2022 mencapai Rp 9,31 miliar, atau tumbuh 85 persen dibanding 2021 yang sebesar Rp 5 miliar.

Selain itu, total aset CHIP tercatat mengalami pertumbuhan sebesar 91 persen dari Rp 35 miliar menjadi Rp 66 miliar pada 2022.

Pertumbuhan tersebut ditopang oleh peningkatan ekuitas sebesar 205 persen dari Rp 6,4 miliar menjadi Rp 19,8 miliar.

Di samping itu dengan modal kerja tersebut, perseroan dapat memastikan atau menjaga jumlah pasokan serta ketersediaan bahan baku secara tepat waktu.

Perusahaan ingin menjamin kelangsungan produksi dan pemenuhan permintaan pelanggan dapat terpenuhi.

Sementara itu, Direktur Keuangan Pelita Teknologi Global Hasri Zulkarnain mengaku bersyukur atas segala hal yang telah dipersiapkan dan diusahakan pada 2022.

Perseroan mencapai kinerja yang memuaskan dan terefleksi dari kenaikan volume penjualan.

Lebih lanjut, Hasri mengaku juga telah mengantongi PO pada 2023, hal ini akan meningkatkan kembali penjualan tahun ini.

"Tahun ini, CHIP akan terus mencoba advance market yang ada di dalam negeri dan overseas. Hal ini mencerminkan kemampuan dan komitmen perseroan dalam memperkuat dan memperluas kerja sama," katanya.

Adapun, PT Pelita Teknologi Global Tbk (CHIP), yang didirikan pada 24 Februari 2017 adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang aktivitas connectivity dan solusi serta konsultasi perancangan IOT.

Pada 8 Februari 2023 telah menggelar Penawaran Umum Perdana Saham atau Initial Public Offering (IPO) dengan melepas sejumlah 200 juta lembar saham yang setara dengan 24,81 persen dengan harga awal Rp 160 per saham.

Dengan latar belakang customer yang besar, terpercaya dan performance yang cemerlang di 2022, managemen CHIP optimistid dengan prospek bisnis conecitvity (operating system dan smart card). (Tan/JPNN)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Petrus Berkomentar soal Saham Evi Celiyanti, Singgung LHKPN Agus


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler