Penjualan Mobil Baru Melejit, Menperin Surati Menkeu soal Perpanjangan PPnBM

Kamis, 26 Agustus 2021 – 10:48 WIB
Menperin Agus Gumiwang mengusulkan perpanjangan PPnBM DTP yang terbukti mendongkrak penjualan mobil baru. Foto: Antara

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Perindustrian Agus Guwiwang Kartasasmita akan terus mendorong program pajak penjualan atas barang mewah ditanggung pemerintah (PPnBM DTP) 100 persen tetap diperpanjang.

Menurut Agus, program yang sudah berjalan sejak Maret 2021 itu berhasil mendongkrak penjualan mobil baru di tengah pandemi Covid-19.

BACA JUGA: Menperin Buka-bukaan soal Serbuan Barang Impor, Indonesia Gampangan?

"Ini program (PPnBM) sangat berhasil untuk menstimulus peningkatan penjualan mobil baru," kata Agus dalam Rapat Kerja dengan Komisi VII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (25/8).

Agus lantas membeberkan peningkatan penjualan mobil sejak PPnBM diberlakukan.

BACA JUGA: Honorer Ini Ikut Diperiksa KPK terkait Kasus Gratifikasi, Duh

Dia menyebut penjualan mobil baru melejit dengan kenaikan lebih dari 700 persen dibanding tahun lalu.

"Pada triwulan dua 2021 kenaikannya tidak main-main mencapai 758,68 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu year on year," tutur mantan Menteri Sosial itu.

BACA JUGA: Simak Daftar Harga Mobil Murah di Indonesia, Ini yang Paling Terjangkau

Dengan meningkatan penjualan itu, Agus mengatakan sudah mendatangani surat usulan kepada Menkeu Sri Mulyani mengenai perpanjangan (PPnBM DTP) 100 persen.

"Saya sudah menandatangani surat kepada Menteri Keuangan untuk mengusulkan perpanjangan program PPnBM ditanggung pemerintah," kata Agus.

Diketahui, relaksasi PPnBM DTP 100 persen akan berakhir pada Agustus 2021 untuk pembelian mobil baru dengan kapasitas silinder 1.500 cc dan menjadi 25 persen mulai September hingga Desember 2021. (ddy/jpnn)


Redaktur : M. Fathra Nazrul Islam
Reporter : Dedi Sofian

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler