PENTING! ‎Para Bidan Desa PTT se-Indonesia, Perhatikan Pernyataan Ini

Rabu, 07 Oktober 2015 – 06:08 WIB
Bidan Desa PTT menggelar aksi unjuk rasa di Jakarta, beberapa waktu lalu. Foto: dok.JPNN

jpnn.com - JAKARTA--Ketua Umum Forum Bidan Desa PTT (Pusat) Indonesia Lilik Dian Ekasari menyatakan, pihaknya siap mengawal proses pengangkatan bidan hingga SK CPNS diperoleh. Ini sebagai bentuk perjuangan bidan desa PTT dalam mendapatkan hak-haknya.

"Seluruh bidan desa PTT akan mengawal proses pengangkatan PNS yang dimulai Januari sampai April 2016," tegas Lilik di Kantor KemenPAN-RB, Selasa (6/10).

BACA JUGA: Asap Makin Pekat, Ini Fakta Mengejutkan yang Dilaporkan ke Menteri Siti Nurbaya

Dia juga menyerukan kepada seluruh bidan desa berlabel PTT untuk bergabung bersama perjuangan Forum Bidan Desa PTT Indonesia untuk mendapatkan hak kepastian kerja sebagai PNS.

Berikut pernyataan sikap Forum Bidan Desa PTT Indonesia :

BACA JUGA: Gara-gara Ini, Mantan Gubernur Riau Marah Besar ke Presiden Jokowi

1. Seluruh bidan desa PTT (Pusat) yang tergabung dalam wadah perjuangan Forum Bidan Desa PTT (Pusat) Indonesia untuk mengawal prosesi pemberkasan hingga SK CPNS diperoleh mulai Januari sampai April 2016.

2. Menyerukan kepada seluruh bidan desa berlabel PTT untuk bergabung bersama perjuangan Forum Bidan Desa PTT (Pusat) Indonesia, untuk mendapatkan hak kepastian kerja sebagai pegawai tetap negara.

BACA JUGA: Pimpinan DPR Didesak Dorong Pemerintah Atasi Asap

3. Bagi seluruh bidan desa berlabel PTT yang telah memiliki masa pengabdian kerja, agar tidak dijadikan pegawai pemerintah dengan perjanjian (PPPK). Dan agar dibuat aturan khusus pengecualian, hingga seluruh bidan desa berlabel PTT memperoleh hak kepastian kerja.

4. Stop rekrutmen bidan desa (pusat) dengan sistem kerja PTT.

5. Agar pemerintah sesegera menetapkan aturan untuk pengangkatan bidan desa PTT sebagai pegawai tidak tetap. (esy/jpnn)
    

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Menteri Susi: Kalau Pemilik Kapal Asing Itu Mau Tuntut, Silahkan...


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler