Pentolan Honorer K2: Mana Janjinya, PPPK Tidak Mungkin Didahului CPNS?

Jumat, 30 Oktober 2020 – 11:16 WIB
Tenaga kesehatan honorer K2 yang lulus PPPK. Foto: dok pribadi for JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Kelulusan CPNS 2019 hari ini, 30 Oktober mulai diumumkan. Sesuai jadwal, setelah pengumuman, pemberkasan NIP CPNS 2019 mulai berlangsung 1 November 2020 secara digital.

Kondisi ini berbanding terbalik dengan pengangkatan honorer K2 yang lulus PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja).

BACA JUGA: Capek Menunggu NIP PPPK, Pimpinan Honorer K2: Terserah Pemerintah Saja

Pasalnya, sampai detik ini belum ada informasi kapan pemberkasan NIP PPPK tahap pertama hasil rekrutmen Februari 2019 dimulai.

Miftahol Arifin, pengurus honorer K2 Kabupaten Pamekasan berharap pemerintah segera menetapkan NIP tersebut. Apalagi sudah 20 bulan mereka tidak punya kejelasan status.

BACA JUGA: Bertanya kepada Kiwil, Ruben Onsu: Beneran Enggak Nikah? Entar Tahu-tahunya Benar Lagi

“Mestinya honorer K2 yang lulus PPPK sudah dapat NIP dan SK. Nyatanya sampai sekarang belum ada karena masih menunggu regulasi dari beberapa peraturan menteri," kata Miftahol kepada JPNN.com, Jumat (30/10).

Terpisah, Ketua Honorer K2 Kabupaten Kuningan yang tergabung dalam Komunikasi PPPK Nasional Hanif Darmawan mengungkapkan makin banyak rekannya yang terus bertanya. Sampai kapan mereka harus menunggu proses pemberkasan NIP PPPK.

BACA JUGA: Demi Gaji PPPK, Lukman Mengeluarkan Instruksi untuk Seluruh Pimpinan DPRD

Mereka juga mempertanyakan janji pemerintah bahwa setelah Perpres nomor 98 tahun 2020 terbit, NIP PPPK segera diproses.

Faktanya sebulan Perpres tentang Gaji dan Tunjangan PPPK dipublikasikan belum ada tanda-tanda pemberkasan.

"Seharusnya pemerintah bisa memberikan informasi akurat terkait kapan honorer K2 yang lulus PPPK diangkat, jadwalnya seperti apa," kata Hanif.

Hingga saat ini 51.293 honorer K2 yang lulus PPPK masih disuguhi dengan penantian yang tidak ada  batasnya. Sangat wajar mereka mengeluhkan penderitaan menunggu NIP dan SK selama 20 bulan.

Ini satu derita panjang yang tidak hanya menyangkut nasib kejelasan PPPK tetapi juga berdampak pada kesejahteraan mereka.

Agun, honorer K2 Blora ikut mempertanyakan janji Plt Deputi SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) Teguh Widjinarko dan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana.

Di mana keduanya pernah mengungkapkan, honorer K2 yang lulus PPPK akan diprioritaskan dan tidak akan mungkin disalip CPNS 2019. Nyatanya hingga hari ini kelulusan CPNS 2019 diumumkan dan mulai akan dilakukan pemberkasan NIP.

"Kami menagih janji para pejabat. Katanya PPPK tidak akan disalip, nyatanya disalip juga toh," tandasnya. (esy/jpnn)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?


Redaktur & Reporter : Mesya Mohamad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler