Penuhi Syarat Kesehatan, Mi Instan Ini Raih Penghargaan dari Pergizi Pangan

Minggu, 02 Juli 2023 – 04:49 WIB
Penuhi Syarat Kesehatan, Mi Instan Ini Raih Penghargaan dari Pergizi Pangan. Foto: dok. Mayora

jpnn.com, JAKARTA - Mi instan menjadi salah satu makanan favorit sebagian besar masyarakat di tanah air. Indonesia, bahkan masuk dalam daftar tiga besar utama sebagai negara pengonsumsi mi instan di dunia.

Pada umumnya, pembuatan mi instan terdiri dari berbagai tahap, yaitu pencampuran, pembentukan, pengukusan, penggorengan, pendinginan, dan pengemasan.

BACA JUGA: Tanggapan Sejumlah Negara Soal Etilen Oksida Pada Mi Instan, Termasuk dari Indonesia

Penggorengan bertujuan untuk mengurangi kadar air pada mi sehingga menjadi lebih awet. Proses inilah yang berpengaruh negatif terhadap kesehatan.

Sebagai solusinya, Mayora menghadirkan Mie Oven sebagai mi instan dengan nutrisi lebih baik karena dibuat melalui peoses dioven, bukan digoreng.

BACA JUGA: 8 Bahaya Makan Mi Instan Berlebihan, Bisa Picu Timbulnya Penyakit Ganas Ini

Mi instan ini meraih penghargaan Inovasi Produk Pangan dan Gizi, sebagai mi oven pertama di Indonesia dengan cita rasa tradisiona.

Penghargaan ini diberikan PERGIZI Pangan Indonesia pada acara International Symposium on Food and Nutrition, Expo, and Awards (ISFANEA) 2023 di Bogor (24/6).

BACA JUGA: Nikmati Mi Instan Pedas Tanpa Bikin Waswas

Ketua Umum PERGIZI PANGAN Indonesia Prof. Dr. Hardinsyah MS mengatakan, Mie Oven Goreng Bawang mengandung natrium lebih rendah karena dibuat tanpa proses penggorengan.

"Sesuai regulasi, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menetapkan produk ini lebih sehat,” kata Prof. Hardinsyah, saat pemberian penghargaan.

Berdasarkan peraturan BPOM No. 26 Tahun 2021 tentang Informasi Nilai Gizi Pada Label Pangan Olahan, Mayora Mie Oven Rasa Mie Goreng Bawang telah memenuhi syarat pencantuman logo pilihan lebih sehat dan mendapat centang hijau BPOM.

Mi instan ini memenuhi syarat pilihan lebih sehat sesuai ketentuan batas lemak total, yakni 20 gram per 100 gram dan garam (natrium) 900 miligram per 100 gram.

Hasil pengujian menunjukkan bahwa mi ini memiliki kandungan garam (natrium) sebesar 590 miligram sementara, lemak total sebesar 7 gram, jauh lebih rendah dari yang disyaratkan.

M.T Assyaukani, Marketing Director Mayora Mie Oven menuturkan produk ini menjadi jawaban bagi para ibu yang sering khawatir terhadap kegemaran anak-anak mengonsumsi mi instan.

"Mie Oven tetap lezat karena menggunakan bumbu kental berbentuk pasta yang membuat cita rasa yang kaya dan autotentik," tuturnya. (jlo/jpnn)


Redaktur & Reporter : Djainab Natalia Saroh

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler