Penyelamatan 4 Anak Muda Terjebak di Sungai Berlangsung Dramatis

Senin, 14 Agustus 2023 – 14:32 WIB
Tim SAR Padang menyelamatkan empat anak muda terjebak di Sungai Bangek, Koto Tangah pada Minggu (13/8/2023) . (FOTO ANTARA/HO-Tim SAR Padang)

jpnn.com, SOLOK - Penyelamatan empat anak muda yang terjebak di sungai daerah Sungai Bangek, Koto Tangah, Padang, Sumbar pada Minggu (13/8) berlangsung dramatis.

Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) gabungan Padang berhasil menyelamatkan empat anak muda tersebut.

BACA JUGA: Warga Kediri Heboh, Asrofi Bersama Motornya Terjatuh dan Tenggelam di Sungai

"Seusai menerima laporan kejadian tim langsung turun ke lokasi, sekitar pukul 20.15 WIB empat survivor yang terjebak berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat," kata Kepala Basarnas Padang Abdul Malik, Senin.

Dia mengatakan keempat anak muda yang terdiri dari dua orang laki-laki dan dua perempuan itu dievakuasi oleh petugas menggunakan jembatan untuk menyeberangi sungai.

BACA JUGA: Hanyut di Sungai Balangan Kalsel, Anak 11 Tahun Tewas

Seluruh korban merupakan warga Sungai Bangek, Kecamatan Koto Tangah Padang dengan identitas Andri (26), Afiz (26), Cintia (24), dan Fini (24).

Berdasarkan laporan yang diterima oleh Basarnas Padang diketahui mereka awalnya pergi mengunjungi air terjun di Sungai Bangek.

BACA JUGA: Lelaki Ini Tak Bisa Menahan Nafsu Melihat Wanita Bule Berpakaian Seksi

Namun, saat akan pulang debit air sungai tiba-tiba meningkat dan deras karena hujan yang mengguyur di kawasan setempat, akibatnya mereka semua tidak bisa melintas dan terkurung hingga malam hari.

Beruntung mereka masih bisa memberikan informasi ke luar sehingga sampai ke pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Padang serta Basarnas untuk dilakukan penyelamatan serta evakuasi.

Dia mengatakan Basarnas Padang menurunkan tujuh personel dengan peralatan lengkap ke lokasi kejadian demi melakukan upaya pencarian serta penyelamatan para korban.

Upaya pencarian juga melibatkan personel dari instansi lainnya seperti TNI, kepolisian, BPBD Padang, PMI, serta warga setempat.

"Karena para korban sudah ditemukan dan dievakuasi, maka operasi terhadap kejadian dengan kategori membahayakan nyawa manusia ini resmi ditutup," jelasnya.

Pihak Basarnas Padang mengimbau kepada masyarakat di kota setempat agar selalu berhati-hati dan waspada terhadap potensi bencana, apalagi saat hujan turun dengan intensitas lebat dalam waktu yang lama, demikian Abdul Malik. (antara/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Teman Indekos Pembunuh Mahasiswa UI Ungkap Fakta Menggegerkan


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler