PepsiCo Bangun Pabrik Makanan Ringan di Indonesia, Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal

Senin, 04 September 2023 – 10:31 WIB
PT PepsiCo Indonesia Foods and Beverages (‘PepsiCo Indonesia) meresmikan peletakan batu pertama fasilitas manufaktur makanan ringan pertamanya di Indonesia. Foto dok. PepsiCo

jpnn.com, JAKARTA - Produsen makanan dan minuman PT PepsiCo Indonesia Foods and Beverages (PepsiCo Indonesia) meresmikan peletakan batu pertama fasilitas manufaktur makanan ringan pertamanya di Indonesia.

Investasi baru senilai sekitar USD 200 juta dalam beberapa tahun mendatang itu dilakukan untuk mendorong hilirisasi industri dan penciptaan ekonomi berkeadilan khususnya bagi kelompok petani dan masyarakat setempat.

BACA JUGA: Waduh, Toyota Hentikan Produksi di 14 Pabrik Perakitan, Kenapa?

Peresmian dilakukan Menteri Investasi Republik Indonesia/ Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia didampingi Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Atase Perdagangan Amerika Serikat untuk Indonesia Melissa Marszalek, CEO Asia Business Unit PepsiCo Parinya Kitjatanapan (Eric), dan CEO PepsiCo Indonesia Asif Mobin pada 30 Agustus 2023.

“Kami berharap investasi ini membawa transfer knowledge dan teknologi bagi masyarakat Indonesia, serta memberi manfaat bagi masyarakat dan bekerja sama dengan pengusaha lokal serta Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) sekitar,” ujar Bahlil dalam keterangannya dikutip Senin (4/9).

BACA JUGA: Langkah Menteri Bahlil Optimalkan OSS Akan Tingkatkan Realisasi Investasi

Menempati lahan seluas 60 ribu m2 di Cikarang, Jawa Barat, pabrik ini nantinya akan memproduksi sejumlah produk makanan ringan. Selain itu, juga menjadi fasilitas manufaktur yang sepenuhnya menerapkan prinsip keberlanjutan.

Sejak hari pertama beroperasi di awal tahun 2025 nanti, pabrik ini akan menerapkan keberlanjutan lingkungan serta pengembangan sumber daya manusia dalam inti operasinya, memastikan praktiknya tetap selaras dengan standar lingkungan global sekaligus menciptakan dampak sosial yang positif.

BACA JUGA: SUV Paling Buas Porsche Sudah Bisa Dipesan, Sebegini Harganya

"Dalam operasinya, pabrik akan menggunakan 100 persensumber listrik terbarukan," kata CEO PepsiCo Indonesia Asif Mobin.

Terkait pengelolaan air, PepsiCo akan menerapkan 100 persen pemanfaatan air daur ulang serta mengadopsi pendekatan net water positive dari hari pertama beroperasi, guna mendukung inisiatif ESG di tingkat regional. Juga memprioritaskan tenaga kerja lokal dan bahan baku lokal.

"Fasilitas ini juga menggarisbawahi tujuan yang lebih luas yakni prioritas terhadap tenaga kerja  lokal, penggunaan bahan bahan baku lokal, dan memperkuat mata rantai industri dalam negeri," tambahnya.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebutkan provinsinya merupakan daerah yang produktif dengan infrastruktur yang dibangun khusus untuk mendukung tujuan manufaktur secara optimal.

Kang Emil juga menyatakan kegembiraannya ketika mengetahui pendirian pabrik PepsiCo ini akan menghasilkan ribuan lapangan kerja baru, baik secara langsung ataupun tidak langsung, dan dapat memberdayakan para petani lokal dan masyarakat sekitar Jawa Barat.

"Kami harap aksi korporasi ini dapat makin mendukung visi besar Provinsi Jawa Barat menjadi Jawa Barat Juara,” terang Ridwan Kamil.

Atase Perdagangan Amerika Serikat untuk Indonesia, Melissa Marszalek, mendukung kontribusi PepsiCo sebagai wujud hubungan bilateral yang positif antara Indonesia dengan Amerika Serikat.

"PepsiCo merupakan salah satu pemain utama di industri makanan dan minuman di Amerika Serikat, dan kami senang melihat PepsiCo dapat membawa teknologi manufaktur modern dan praktik keberlanjutannya yang kuat di Indonesia,” tuturnya. (esy/jpnn)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:


Redaktur : M. Fathra Nazrul Islam
Reporter : Mesyia Muhammad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler