Perampok Gasak 9 Kg Emas, Tewaskan 2 Orang

Minggu, 29 Juni 2014 – 09:05 WIB

jpnn.com - BANJARMASIN – Perampokan toko emas dengan menggunakan senjata api kembali terjadi di Kota Banjarmasin. Kali ini Toko Mas Arafah di Pasar Kalindo, Jalan Belitung Darat, Banjarmasin Barat, menjadi sasaran komplotan perampok Sabtu siang (28/6).

Radar Banjarmasin (Jawa Pos Group) melaporkan, sedikitnya 9 kilogram emas digasak pelaku yang kabur dengan motor. Dalam aksinya, kawanan perampok sempat menembakkan senjata api hingga menewaskan dua orang dan melukai tiga lainnya. Salah seorang korban yang tewas adalah Ummi Hani, 40, pemilik Toko Mas Arafah. Dia tertembak di dada dan tewas saat dirawat di RS Suaka Insan.

BACA JUGA: Tiga Anggota LMP Diberondong Peluru

Korban tewas lainnya adalah pedagang sembako yang bernama Salimin, 43. Dia tewas di lokasi kejadian karena tertembak di bagian dada. Tiga korban yang terluka berat masih kritis dan dirawat di RS Suaka. Mereka adalah Ummi Kalsum, 38, adik Ummi Hani; Abdillah, 24; dan Irfansyah, 40.

Perampokan bermula saat Ummi Hani akan menutup toko. Tiba-tiba ada sekitar empat perampok yang langsung masuk ke dalam toko melalui pintu samping. Ummi lalu melawan dengan memukulkan helm ke kepala pelaku. Perampok langsung menembakkan senjata api ke dada Ummi. ’’Ummi terkena tembakan di dada,’’ kata Saniri, penjaga parkir di Pasar Kalindo.

BACA JUGA: Kencan Semenit Bayar Rp 5 Juta

Kemudian, Salimin yang berada di seberang Toko Mas Arafah berusaha menolong. Namun, dia juga ditembak salah seorang pelaku. ’’Salimin tewas di TKP setelah ditembak. Ummi Kalsum, saudara Ummi Hani, ketika mau melawan juga langsung ditembak di dada,’’ kata Saniri.

Memang saat itu keadaan pasar sudah sepi. Banyak pedagang lain yang tutup. ’’Teman saya juga ditembak ketika berusaha menolong korban. Saya pun ditembak, tapi saya menunduk,’’ ujar Saniri.

BACA JUGA: Ngaku Iseng Pamer Burung di Jalanan

Kapolda Kalsel Brigjen Pol Machfud Arifin mengungkapkan, pelaku berjumlah enam orang. ’’Seorang sudah kami tangkap. Lima lainnya masih dikejar. Kami akan berusaha menangkap semua pelaku,’’ tegasnya.

Saat beraksi, pelaku mengenakan helm dan topeng. Pelaku yang berhasil ditangkap adalah Arif Gunawan, warga Denpasar, Bali. Dia kelahiran Banyuwangi, Jawa Timur. Barang bukti yang sudah didapat polisi adalah senjata api jenis FN pabrikan dengan peluru lengkap, SIM, serta BPKB motor. Machfud menduga para pelaku tersebut berangkat dari Kalimantan Tengah. (lan/JPNN/c5/sof)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Tembak Polisi, Maling Motor Tewas Didor


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler