Perampok Lintas Daerah Ditembak Mati

Rabu, 25 Maret 2015 – 04:52 WIB

jpnn.com - PROBOLINGGO - Malang melintang di dunia kejahatan, hidup Arifin, 35, warga Desa Sumberkare, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, berakhir di ujung pelor. Dini hari kemarin, tersangka sejumlah kasus perampokan di Jawa Timur itu tewas setelah tertembus peluru petugas.


Ajal menjemput tersangka setelah berusaha melawan saat digerebek tim gabungan dari Tim Cobra Polda Jatim bersama tim dari Polres Probolinggo di rumahnya dini hari kemarin (24/3). Bermaksud melumpuhkan, tembakan petugas mengenai telapak tangan tersangka hingga tembus ke dada kiri. Tersangka pun tewas.

Penggerebekan itu berlangsung dini hari sekitar pukul 02.00. Sebelumnya, petugas menerima informasi bahwa tersangka tengah bersembunyi di rumahnya di Desa Sumberkare, Kecamatan Wonomerto. Berbekal informasi tersebut, petugas kemudian melakukan pengepungan.

Pengepungan dipimpin langsung oleh Kanit Bajak Sandar Subnit Jatanras Polda Kompol Abaridi Jumhur. Sejumlah personel dari Polres Probolinggo juga dilibatkan. Hingga tiba saat yang ditunggu, petugas mendobrak rumah tersangka. 

''Petugas mendapat informasi keberadaan pelaku. Kemudian, dibantu Polres dan Polres Probolinggo Kota, tim Cobra Jatanras Polda mengepung dan mendobrak rumah tersangka,'' kata Kanit Tim Cobra Jatanras Polda Jatim Kompol A. Jumhur didampingi Kepala Tim Iptu M. Fauzi kemarin. 

Karena tersangka menyerang, petugas terpaksa melepaskan tembakan. Peluru mengenai telapan tangan tersangka, namun tembus ke dada kiri. Tersangka mengembuskan napas terakhir dalam perjalanan ke rumah sakit. ''Tersangka tidak hanya melawan, tetapi juga berusaha melukai petugas,'' tutur Kapolres Probolinggo AKBP Riky Hasznul saat ditemui secara terpisah.

Menyusul kejadian itu, kemarin Diadakan jumpa pers. Riky menunjukkan foto tersangka yang terkapar dengan kondisi dada kiri berlubang. 

Menurut Riky, tersangka Aripin merampok dua karyawan SPBU Sukapura, Agus Gunawan, 35, dan Suratmi, 38, pada 8 De­sember 2014 silam. Saat itu dua karyawan yang bermaksud mengirimkan setoran dicegat pelaku dan kawan-kawan di Jalan Dusun Lorokan, Desa Boto, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo. 

Dalam beraksi, tersangka dan kelompoknya tergolong sadis. Saat merampok dua karyawan SPBU, mereka membacok Suratmi hingga meninggal dunia. 

Oleh Polda Jatim, tersangka dimasukkan ke daftar pencarian orang (DPO). Sebab, selain merampok dua karyawan SPBU tersebut, tersangka disebut-sebut tesangkut kasus tindak kejahatan di sejumlah tempat. Terutama kasus 3C (curanmor, curat, dan curas/perampokan).

Kanit Bajak Sandar Subnit Jatanras Polda Kompol Arbaridi Jumhur tidak menampik status tersangka sebagai DPO Polda Jatim. Selain terlibat perampokan di Lumbang pada Desember 2014, dia melakukan berbagai kejahatan di berbagai daerah. Di antaranya, di Banyuwangi, Malang, Lumajang, Jember, dan Pasuruan. ''Aripin dan kelompoknya ini pelaku kejahatan lintas daerah. Terlibat di banyak TKP banyak daerah." (zal/mas/aad/JPNN/c4/bh) 

BACA JUGA: Siswa SMP Ajak Balita Imut ke Rumahnya, Eh Ternyata Digarap

BACA ARTIKEL LAINNYA... Dipecat dari Polisi, Eh.. Malah Ngaku-ngaku Calo Polisi


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler