Perampok Nenek Jeane Gasak Emas Seharga Rp 60 Juta

Kamis, 26 Juli 2018 – 22:20 WIB
Raden Prabowo Argo Yuwono. Foto: dok/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Selatan telah menangkap tiga perampok dan pembunuh nenek Jeane Setyadi, 78.

Ketiganya adalah MIF selaku eksekutor, AS penadah perhiasan emas sedangkan ES penadah ponsel korban.

BACA JUGA: Tiga Pembunuh Nenek Jeane Dibekuk, Satu Masih Buron

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, usai melakukan aksi perampokan, MIF bersama RU (buron) langsung menjual hasil curian ke Blok M.

Saat itu, pelaku menemui AS sebagai penadah, kemudian menjual emas hasil curian.

BACA JUGA: Kontraktor Sekarat Ditembak Begal, Rp 200 Juta Melayang

"Saat dijual, emasnya seharga Rp 60 juta," kata Argo di Polda Metro Jaya, Kamis (26/7).

Argo menambahkan, pelaku yang memukul nenek Jeane hingga tewas berprofesi sebagai sales. Dia juga kenal dengan korban.

BACA JUGA: Inilah Pengakuan si Ayah Sehingga Tega Gorok Bayi Mungilnya

"Pelaku memukuk korban dengan gelas besi sepanjang 60 sentimeter. Besi itu milik tetangganya korban. Jadi itu (besi) sedang dikirim ke labfor. Kami akan cari tahu, (soalnya) ada darah di besi, untuk mengidentikkan," urai dia.

Lanjut mantan Kapolres Nunukan ini mengatakan, hasil penjualan pencurian itu dihabiskan untuk sehari-hari.

"Setelah dijual, uangnya mereka pakai untuk kebutuhan hidup sehari-hari," kata Argo.

Sebelumnya diberitakan, Nenek Jeane ditemukan tewas di kediamannya, di Kompleks Loka Permai, Grogol Selatan, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Minggu (27/5) lalu. (cuy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Bayi 9 Bulan Ditemukan Tewas dengan Leher Tergorok


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler