Perhatikan Tampang yang Berbaju Oranye, Mereka Copet

Minggu, 24 Juli 2022 – 04:28 WIB
Pelaku copet dan barang bukti saat diamankan di Mapolsek Sukarami, Palembang, Sabtu (23/7). Foto : Cuci/jpnn

jpnn.com, PALEMBANG - Komplotan copet yang beraksi di dalam sebuah angkot pada Minggu (10/7) lalu diringkus petugas Polsek Sukarami, Palembang.

Kapolsek Sukarami Kompol Dwi Satya Aria mengatakan dua pelaku yang ditangkap bernama M Hendra Airansyah alias Een (34) dan Nofran Pratama (26).

BACA JUGA: Soal Penembakan di Rumah Ferdy Sambo, Irjen Napoleon: Jangan Cemen

Sedangkan seorang pelaku lagi, yakni MT masih diburu.

"Mobil angkot yang sedang melaju di jalan, kemudian para pelaku menghentikannya di Km 9 dan berpura-pura sebagai penumpang,” kata Kompol Dwi Satya kepada wartawan di Polsek Sukarami, Sabtu (23/7).

BACA JUGA: Masyarakat Toraja Dukung Polri Usut Kasus Adu Tembak di Rumah Ferdy Sambo

Dwi menyebut tindak pidana ini terjadi di dalam angkot jurusan Km 5-Km 12, Kota Palembang dan korbannya seorang wanita paruh baya. 

Ketika itu, pelaku Nofran duduk di deretan nomor dua bersebelahan dengan korban.

BACA JUGA: 3 Poin Pernyataan Kombes Leonardo si Pengantar Peti Brigadir J, Ada soal Tuduhan Karopaminal

“Hendra duduk di sebelah sopir dan pelaku MT duduk di deretan bangku nomor tiga," beber kapolsek.

Kemudian pelaku MT memberikan kode kepada Een untuk mengambil tas yang berada di samping kiri korban. 

"MT menggunakan isyarat mata untuk memberitahu Een mengambil tas. Kemudian diserahkan kepada Nofran,” kata kapolsek.

Kemudian, pada saat berada di persimpangan Jalan Tanjung Raya, pelaku Hendra memberikan aba-aba kepada sopir agar menepi. 

Saat turun dari angkot, korban pun menyadari bahwa handphone telah dicuri dan sempat ingin menghentikan angkot tersebut. 

Setelah itu, korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sukarami.

"Setelah menerima laporan, kami langsung menyelidiki, dan alhamdulillah pelaku sudah ditangkap di kediamannya masing-masing,” kata kapolsek.

Berdasar pengakuan salah satu tersangka, Nofran, handphone hasil pencurian tersebut sudah mereka jual dan tiap tersangka mendapatkan bagian Rp 100 ribu.

"Kalau bagian saya untuk beli rokok dan minuman," kata dia. (mcr35/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Jenderal Andika Siap Membantu Menguak Kematian Brigadir J


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler