Perindo dan PSI Paling Berpeluang Jadi Anak Baru di DPR

Jumat, 07 Desember 2018 – 19:27 WIB
Suasana paripurna di DPR, Selasa (26/9). Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Survei terbaru yang dirilis Indonesia Elections and Strategic (Index) Research mencatat dua partai non parlemen yang berpeluang besar lolos parliamentary threshold. Yakni Partai Perindo dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Kehadiran partai baru dan non parlemen dalam kancah Pemilu Legislatif 2019 tidak boleh dipandang sebelah mata.

BACA JUGA: Ferdinand Demokrat Tuding PSI Bawa Misi Membenci Orde Baru

"Dengan memperhitungkan margin of error survei, Perindo dan PSI berpeluang menembus ambang batas parlemen sebesar empat persen," ujar Direktur Index Research Vivin Sri Wahyuni kepada redaksi, Jumat (7/12).

Dia menguraikan bahwa Perindo memiliki elektabilitas 2,9 persen. Dengan margin of error atau tingkat kesalahan survei sebesar plus minus 2,9 persen, maka Perindo berpotensi lolos.

BACA JUGA: Pilpres 2019: Jokowi Merajai Luar Jawa

Menurut Vivin, kekuatan media menjadi faktor utama Perindo dalam menggalang basis dukungan.

"Menguasai media massa dan sudah eksis sejak lama membuat nama Perindo melekat di tengah masyarakat," ujarnya.

BACA JUGA: PSI Ajak Debat, Gerindra: Partai Bau Kencur Ketakutan

Sementara PSI memiliki elektabilitas 1,2 persen. Serupa dengan Perindo, PSI masih berpeluang lolos jika ditilik dari angka margin of error.

"Dengan memperhitungkan margin of error survei, PSI berpeluang menembus ambang batas parlemen sebesar empat persen," ujar Vivin.

Daya tarik PSI terhadap masyarakat adalah keberanian partai besutan Grace Natalie itu untuk tampil berbeda dengan koalisi pendukung Joko Widodo.

Selain itu, PSI juga menaruh kepedulian pada isu pemberantasan korupsi dan mengambil sikap tegas dalam isu-isu sensitif terkait intoleransi.

"PSI dengan keras menolak keberadaan berbagai peraturan daerah keagamaan atau sering disebut sebagai perda syariah," jelas Vivin

"Kelompok moderat yang biasanya apatis dengan politik merasa tersuarakan oleh PSI," pungkasnya.

Adapun, hasil survei yang digelar pada 11-20 November tersebut menjabarkan bahwa Partai Bulan Bintang (PBB) sebesar 0,5 persen, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) 0,3 persen, Partai Garuda 0,2 persen, dan Partai Berkarya 0,1 persen. Dengan angka elektabilitas tersebut, ke empat partai akan sulit masuk parlemen.

Survei Index sendiri melibatkan 1200 responden yang diwawancarai secara tatap muka. Menggunakan metode multistage random sampling, hasil survei mendapatkan tingkat kepercayaan 95 persen. (wah/rmol)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kritik Keras Tsamara PSI untuk Fadli Zon soal Kinerja DPR


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler