Peringati Bom Boston, Biden Sebut AS tak Bisa Dikalahkan

Kamis, 17 April 2014 – 00:39 WIB
Bom Boston yang terjadi pada 15 April 2013. Getty Images

jpnn.com - Wakil Presiden Amerika Serikat Joe Biden memimpin peringatan terjadinya insiden Bom Boston, Selasa (15/4). Biden mengatakan peringatan satu tahun pengeboman mematikan pada maraton Boston tidak hanya hari penting bagi korban yang selamat tapi juga bagi Amerika.

Seperti yang dilansir laman Voaindonesia, Rabu (16/4), Biden pun berbicara seolah heroik di hadapan korban yang selamat. Kata dia, korban yang selamat dari insiden itu merupakan Bukti AS tak bisa dikalahkan.

BACA JUGA: Mau Bangun Stadion, Beckham Ditentang Pengusaha Miami

Pesan serupa ini juga disampaikan kepada mereka yang berencana mengikuti lomba maraton itu tahun 2014.

Seperti diketahui, dua bom yang oleh pihak berwenang dikatakan meledak pada 15 April 2013. Bom itu dipasang dekat garis finish marathon itu oleh dua bersaudara dari etnis Chechnya Tamelan dan Dzhokhar Tsarnaev dan menewaskan tiga orang dan mencederai lebih dari 250 lainnya.

BACA JUGA: Spionase Muslim Disetop NYPD demi Hentikan Ketegangan

Selain Walikota Boston Martin Walsh, Gubernur Massachusetts Deval Patrick juga turut dalam upacara penghormatan itu. Termasuk korban selamat keluarga korban dan beberapa staf medis. (awa/jpnn)

 

BACA JUGA: Ekonomi Tiongkok Tumbuh Melebihi Target

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kapal Feri Tenggelam, Ratusan Korban Belum Ditemukan


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler