Peringati Hari Kemarahan, Warga Palestina 'Bertempur' Lawan Israel

Minggu, 20 September 2015 – 16:46 WIB
Polisi Israel menahan seorang penduduk Palestin yang mengadakan unjuk rasa di kem pengungsi Shuafat dekat Baitulmaqdis, kemarin. Foto: Reuters

jpnn.com - BAITULMAQDIS – Bentrok hebat antara warga Palestina dengan pasukan Israel meledak di Baitulmaqdis dan kawasan yang dikuasi rejim Zionis itu di Tepi Barat, kemarin. Bentrok itu terjadi setelah pergerakan Hamas mendesak penduduk Palestina berunjuk rasa memperingati ‘hari kemarahan’ akibat ketegangan di situs Masjid al-Aqsa.

Polisi Israel mengatakan, tiga polisi Israel terluka setelah sebuah bom api mengenai mobil van mereka di daerah Jabal Mukaber dan delapan warga Palestina termasuk tiga orang pemuda ditahan dalam insiden itu.

BACA JUGA: Indahnya Tembok Besar China Kedua, Ini Penampakannya...

Polisi kemudian melepaskan gas air mata dan peluru karet ke arah demonstran dan membalas serangan itu dengan batu di daerah perumahan sekitar Bukit Zaitun termasuk kamp pengungsi Shuafat.

Namun, situasi agak tenang di sekitar Kota Lama Yerusalem dan halaman Masjid al-Aqsa.
Menurut sumber di kepolisian, sekitar 3.000 anggota polisi dikerahkan ke area Masjid al-Aqsa setelah kekerasan pecah selama tiga hari dalam minggu ini usai perayaan Tahun Baru Yahudi.

BACA JUGA: HEBOH! 2 Wanita Perkosa Seorang Pria, Pakai Ular Berbisa untuk...

Di daerah Gaza yang dikuasai Hamas, polisi Israel mengatakan, Hamas meluncurkan sebuah roket ke wilayah Israel dan mengenai sebuah bus yang ditempatkan di kota Sderot. Dalam serangan itu tidak ada korban. 

Sedangkan satu roket lainnya berhasil dicegat oleh sistem pertahanan Iron Dome. Hanya saja tidak ada pihak yang mengaku bertanggungjawab atas serangan roket itu.

BACA JUGA: Video Dramatis Bayi Korban Pecahan Rudal Diselamatkan Dokter Suriah

Sementara itu di Tepi Barat, koresponden AFP melaporkan pertempuran agak sengit dibandingkan hari Jumat yang menjadi hari kebiasaan demonstrasi setelah salat Jumat.

Di Kafr Kaddum dekat Nablus, tiga warga Palestina terluka setelah polisi Israel melepaskan tembakan ke arah mereka, lapor Bulan Sabit Merah Palestina. Pemuda Palestina dilaporkan melempar bom api dekat penjara Ofer, pusat pemeriksaan Qalandiya dan kamp pengungsi Jalazun.

Tim Bulan Sabit Merah mengatakan, sebanyak tujuh warga Palestina terluka terkena peluru tajam dan 44 lagi cedera terkena peluru karet. (AFP/ray/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... DPR: Jalur Armina Ok, Tim Haji Kemenag Top


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler