Peringati Hari Pramuka di Masa Pandemi, Jokowi Serukan 2 Gerakan

Rabu, 12 Agustus 2020 – 22:22 WIB
Presiden Joko Widodo memberikan amanatnya dalam upacara Peringatan Hari Pramuka ke-59 melaluu konferensi video dari Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (12/8). Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden

jpnn.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengharapkan seluruh anggota Gerakan Pramuka giat belajar, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, merawat kebinekaan, mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan menjadi penjaga Pancasila sejati.

Menurutnya, tantangan demi tantangan ke depan yang dihadapi Gerakan Pramuka maupun bangsa Indonesia akan makin berat dan kompleks.

BACA JUGA: Salam Pramuka! Kak Buwas Keluhkan Pendapatan Hingga Revisi UU di Hadapan Presiden Jokowi

Jokowi menyampaikan hal itu dalam amanatnya pada upacara Peringatan Hari Pramuka ke-59 melalui konferensi video dari Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (12/8). Tema peringatan gerakan kepanduan kali ini adalah Peran Gerakan Pramuka Ikut Membantu Dalam Menanggulangi Bencana Covid-19 dan Bela Negara.

"Penyelesaian masalah kesehatan membutuhkan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Penyelesaian masalah perekonomian juga membutuhkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Karakter disiplin dan peduli yang saudara-saudara miliki akan semakin bermakna jika didukung oleh ilmu pengetahuan dan teknologi," kata dia.

BACA JUGA: Reaksi Yenny Wahid Soal Yel-yel SARA dalam Kegiatan Pramuka

Selain itu, Jokowi memandang jiwa dan karakter generasi tangguh Pramuka Indonesia yang disiplin dalam bertindak, tidak gentar menghadapi rintangan, selalu peduli dan siap berkorban untuk sesama sangat tepat direfleksikan dalam situasi pandemi Covid-19 saat ini.

Menurut Jokowi, jiwa dan karakter itulah yang saat ini sangat dibutuhkan untuk mempercepat penanganan pandemi.

"Kita disiplin mengikuti protokol kesehatan, memakai masker, menjaga jarak, dan mengajak semua lapisan masyarakat untuk bersama-sama disiplin melaksanakannya," ujarnya.

Presiden Ketujuh RI itu menambahkan, karakter dan jiwa peduli terhadap sekitar serta sadar akan kepentingan bersama juga dibutuhkan dalam situasi pandemi yang menimbulkan dampak kesehatan serta ekonomi.

Jokowi pun meyakini apabila kedisiplinan dan kepedulian tersebut dapat terus dijalankan, upaya pengendalian penyebaran Covid-19 akan jauh lebih mudah dilaksanakan, sekaligus mengurangi dampak-dampak lain.

"Oleh karena itu, saya minta kepada saudara-saudara untuk membuat dua gerakan nasional," ucap dia.

Lebih lanjut Jokowi memerinci soal dua gerakan nasional itu. Pertama adalah gerakan kedisiplinan nasional di mana seluruh anggota Pramuka Indonesia  turut serta mengajak semua anggota masyarakat berdisiplin mengikuti protokol kesehatan.

Sementara yang kedua adalah gerakan kepedulian nasional untuk mengajak masyarakat saling membantu, peduli, dan  berbagi.

"Dua gerakan ini bukan hanya untuk membantu penanganan masalah nasional akibat pandemi, tetapi juga akan semakin mengasah jiwa dan karakter kepemimpinan saudara-saudara dalam memperdalam jiwa pramuka sejati sebagaimana tertuang dalam Dwidarma, Trisatya, dan Dasa Dharma Pramuka," tuturnya.(tan/jpnn)

 

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler