Perkuat Pengelolaan Dapur Umum, Menteri Sosial Akan Libatkan Karang Taruna

Sabtu, 17 Juli 2021 – 17:40 WIB
Menteri Sosial Tri Rismaharini. Foto: Humas Kemensos RI

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Sosial Tri Rismaharini akan memperkuat layanan dapur umum dalam penanganan pandemi Covid-19 dengan melibatkan pilar-pilar sosial, salah satunya Karang Taruna.

Hingga saat ini, pengelolaan dapur umum masih membutuhkan banyak tenaga untuk memproduksi ribuan makanan siap saji.

BACA JUGA: Bermodalkan Motor Roda Tiga dari Kemensos, Teman Saparman Menjemput Harapan

“Jadi, kemarin itu ada permintaan kepada kami dari karang taruna di Jakarta untuk membantu dapur umum. Kami setuju kalau untuk membantu, tetapi kalau mendirikan itu terlalu berat,” ujar Mensos di Jakarta, Jumat (16/7/2021).

Merespons permintaan tersebut, Mensos Risma pun pada awal pekan depan akan menggelar zoom meeting dengan para karang taruna dari kota-kota besar untuk memberikan arahan seperti apa bantuan yang diperlukan di dapur umum tersebut.

BACA JUGA: Permintaan Masyarakat Meningkat, Mensos Risma Siapkan Perluasan Layanan Dapur Umum

“Silakan saja kalau untuk membantu dapur umum karena namanya memasak itu berat loh. Tugas karang taruna juga akan ditambah dengan kegiatan membagikan masker dan vitamin bagi masyarakat,” ungkap Mensos.

Pembagian masker itu penting sebab dengan pendekatan disiplin menggunakan masker maka sekitar 80 persen akan ampuh mengurangi penyebaran pandemi Covid-19 dan pembagian vitamin sebagai upaya untuk penguatan daya tahan tubuh.

BACA JUGA: Hebat, Prof Richard Claproth Temukan Ramuan yang Mampu Sembuhkan Pasien Covid-19

Hingga saat ini, sudah terdapat layanan dapur umum di 7 kota yaitu di Jakarta, Bandung, Surabaya, Bogor, Solo, Bali dan Jojgakarta.

Pendirian dapur umum dilakukan sebagai upaya Kementerian Sosial mendukung kebijakan pemerintah dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa Bali 3-20 Juli 2021.

Layanan dapur umum di 7 kota tersebut, mulai dari menyiapkan dan membagikan paket makanan siap saji dan telur rebus bagi warga yang sedang menjalani isolasi mandiri (isoman), Tenaga Kesehatan (nakes), pemulung, petugas penyekatan serta warga marginal.

Selain itu, untuk pembagian paket makanan siap saji dan telur juga dibagikan kepada beberapa Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) dan rumah sakit.

Mensos meminta pengelola dapur umum bergerak cepat untuk bisa menyediakan makanan siap saji agar masyarakat merasakan kehadiran negara.

Selama ini, berbagai pihak telah terlibat dan berkolaborasi dalam pengelolaan dapur umum dari para pegawai balai-balai milik Kementerian Sosial, pilar-pilar sosial dan Taruna Siaga Bencana (Tagana).(jpnn)


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler