Permintaan Produk Makanan dan Minuman Naik 20 Persen

Rabu, 06 Juni 2018 – 11:41 WIB
Ilustrasi makanan beku. Foto: AFP

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi) Adhi S. Lukman menyebutkan, permintaan produk makanan dan minuman menjelang Lebaran terus meningkat.

Adhi memprediksi permintaan masyarakat terhadap produk makanan dan minuman meningkat 20 persen dibandingkan dengan bulan-bulan biasa.

BACA JUGA: Sambut Ramadan, Industri Mamin Tambah Produksi 30 Persen

”Permintaan untuk produk tertentu seperti sirup, biskuit, kolang-kaling, dan nata de coco dapat meningkat hingga dua kali lipat,” ujar Adhi, Selasa (5/6).

Sementara itu, Dirjen Industri Agro Kementerian Perindustrian Panggah Susanto mengungkapkan, pertumbuhan industri makanan dan minuman pada triwulan pertama 2018 mencapai 12,7 persen.

BACA JUGA: Dumping PET Picu Kenaikan Harga Produk Hilir

Kontribusinya terhadap industri pengolahan nonmigas sebesar 35,4 persen.

”Selain momentum Lebaran, ajang pemilihan kepala daerah yang berlangsung tahun ini di berbagai wilayah di Indonesia ikut meningkatkan konsumsi produk makanan dan minuman,” ujar Panggah. (agf/c17/sof)

BACA JUGA: Industri Mamin Berpotensi Alami Penurunan PPN Rp 230 Miliar

BACA ARTIKEL LAINNYA... Persaingan Kian Ketat, Ekspor Industri Mamin Melesat


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler