Pernyataan Keras Arief Poyuono Tanggapi Kasus Saldo Nasabah Bank Mandiri

Minggu, 21 Juli 2019 – 13:36 WIB
Arief Poyuono. Foto: Aristo Setiawan/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua Umum Gerindra Arief Poyuono meminta Presiden Jokowi mengevaluasi jajaran komisaris dan direksi Bank Mandiri atas kekacauan sistem IT yang berdampak pada data saldo nasabah pada Sabtu (20/7).

Arief menilai kinerja direksi Bank Mandiri harus dievaluasi. Sangat tidak masuk akal bank terbesar di Indonesia yang sudah go public, mengalami kekacauan sistim IT yang menimbulkan kepanikan dan kerugian pada nasabah.

BACA JUGA: Bank Mandiri Error, Kaesang Pangarep Malah Berterima Kasih, Hahaha

Para komisaris dan direksi bank pelat merah itu menurutnya tidak cukup hanya meminta maaf dan menjadikan maintenance sistim IT sebagai alasan. Sebab, harus ada pertanggungjawaban direksi dan komisaris Bank Mandiri yang jelas-jelas sudah menciptakan kekacauan sistim keuangan dan bisnis di Indonesia.

"Presiden Joko Widodo harus segera meminta kepada meneg BUMN untuk pecat semua direksi dan komisaris Bank Mandiri yang tidak punya kapasitas dan professional sebagai banker untuk ngurus Bank Mandiri," kata Arief, Minggu (21/7).

BACA JUGA: Layanan Bank Mandiri Sudah Kembali Normal

BACA JUGA: STNK tak Diperpanjang, Data Kendaraan Bermotor Dihapus

Pihaknya bahkan tidak percaya jika disebut maintenance sistem IT yang menyebabkan berkurang, bertambah hingga hilangnya saldo nasabah. Arief curiga ada hal yang tak beres di bank BUMN tersebut.

BACA JUGA: Saldo Nasabah Bank Mandiri yang Bertambah Ketiban Rezeki?

BACA JUGA: Umar Yusuf Tiba – tiba Masuk, Istri Rangga Langsung Teriak Histeris

"Bisa jadi ada kegiatan yang bakal merugikan Bank Mandiri secara sengaja. Peristiwa ini tentu bisa jadi hambatan bagi keberhasilan aktivitas bisnis di Indonesia yang sedang di kembangkan pemerintahan Jokowi," ucap Arief.

Kejadian yang menyasar 1,5 juta nasabah itu menurutnya juga dapat berakibat pada penurunan kepercayaan publik dan nasabah terhadap keamanan uang mereka jika disimpan di Bank Mandiri.

BACA JUGA: Saldo Nasabah Bank Mandiri yang Bertambah Ketiban Rezeki?

"Sudah cukup bukti ya kalau direksi dan komisaris Bank Mandiri memang layak untuk dicopot semuanya. Namun peristiwa ini jangan membuat para nasabah menarik dananya. Kita tetap harus membesarkan bank milik BUMN ini," tandasnya. (fat/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Cegah Rush Money, Mandiri Harus Pulihkan Sistem


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler