Persebaya Tunjuk Manajer Baru, Operator Liga 1 Bilang Begini

Senin, 13 Agustus 2018 – 21:26 WIB
Bonek, pendukung Persebaya Surabaya. Foto: Angger Bondan/Jawa Pos.

jpnn.com, JAKARTA - Persebaya Surabaya sudah mengumumkan mencopot manajer mereka Chairul Basalamah beberapa hari lalu.

Sepeninggal pria yang akrab disapa Abud tersebut, manajer baru Persebaya belum diumumkan.

BACA JUGA: PT LIB Minta Sriwijaya FC Agar Lunasi Kewajiban Para Pemain

Saat dikonfirmasi terkait perubahan manajer Persebaya kepada COO PT Liga Indonesia Baru (LIB) Tigorshalom Boboy, Senin (13/8), pihaknya memastikan tak akan memberikan persetujuan terhadap pergantian manajer ini.

"Kalau ada manajer baru Persebaya, kami tidak bisa mengesahkan," tegasnya.

BACA JUGA: PT LIB Minta Sriwijaya FC Agar Lunasi Kewajiban Para Pemain

Menurut Tigor, perubahan manajer di tengah jalan tidak pernah ada dalam pikiran PT LIB.

Dia pun merasa perlu membahas poin baru soal regulasi perubahan manajer di tengah jalan ini untuk kompetisi musim depan.

BACA JUGA: Persebaya Masih Andalkan Pemain Peninggalan Alfredo Vera

"Nggak lucu kalau dipecat tengah jalan, manajer...manajer saja, kalau secara performa klub yang jelek kan nggak ada hubungannya dengan manajernya," ungkapnya.

Saat ditanyakan apa syarat yang harus dipenuhi agar manajer baru disahkan, Tigor dengan tegas menyebut harus memiliki sertifikasi manajer.

Prasayarat itu, lanjut dia, sudah diberikan di awal musim saat ada workshop manajer.

"Manajer tak punya sertifikasi, kami nggak akan mengesahkan. Kalau nggak ada manajer yang bersertifikasi, ya denda aja terus setiap pertandingan," tuturnya.

Namun demikian, meski tanpa manajer yang telah dicopot, Persebaya menurut Tigor masih memiliki asisten manajer yang juga memiliki sertifikasi.

Memang, pada workshop di awal musim, setiap klub diminta mengirimkan manajer plus asisten atau wakilnya agar mendapatkan sertifikasi wajib tersebut.

"Ya, yang boleh di bench hanya manajer yang bersertifikasi, kalau nggak ada ya ada dendanya per pertandingan. Tapi Persebaya kan masih ada asisten manajer, jadi asisten yang harus dampingi karena dia kan yang punya sertifikasi di awal musim," tuturnya. (dkk/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Dari Persebaya Saja, Komdis PSSI Kantongi Rp 930 Juta


Redaktur & Reporter : Muhammad Amjad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler