Persegres Vs Persija: Duel Tim Papan Bawah

Jumat, 12 Agustus 2016 – 07:46 WIB

jpnn.com - JAKARTA- Duel Persija Jakarta kontra Persegres Gresik United di Stadion Tri Dharma, Gresik, Jumat (12/8) hari ini, bakal berlangsung seru. Dua tim yang berada di papan bawah Indonesia Soccer Championship (ISC) A ini sama-sama mengejar poin untuk mendongkrak posisi mereka di klasemen. 

Pelatih Caretaker Persija Jan Saragih menargetkan bisa meraih minimal satu poin pada laga ini.  Dia menyadari saat ini timnya masih bermasalah dalam hal produktivitas gol. Sebab, itu yang terus dibenahinya jelang laga nanti.

BACA JUGA: Mau jadi Ketua PSSI? Bebas, Silakan, tapi Baca Dulu Ini....

"Itu memang menjadi PR (pekerjaan rumah) bagi kami. Semua pemain saya adalah goal getter (pencetak gol). Mulai dari bek, gelandang, jika ada peluang dan cetak gol itu adalah bukti kerja tim. Jadi, jika striker tidak bikin gol bukan berarti tidak berbuat apa-apa, bisa saja gol berasal dari lini lain," kata Jan.

Suksesor sementara Paulo Camargo ini menambahkan, laga ini sangat penting bagi tim Macan Kemayoran. Mengingat, mereka sangat membutuhkan poin untuk mendongkrak posisi di papan klasemen.

BACA JUGA: Menang Atas Ganda Australia, Liliyana: Hari Ini Oke

"Posisi kedua tim berdekatan. Saya menilai Persegres tim yang baik. Mereka main di kandang sendiri, butuh angka, begitu juga dengan kami. Ini adalah pertandingan yang sangat layak untuk ditonton," jelasnya.

Eks pelatih tim amatir Inggris, London Town FC itu menempatkan dua pemain dengan karakter yang sama seperti Ramdani Lestaluhu dan Ambrizal Umanailo. Ramdani yang bisa bermain sebagai gelandang bisa saja ditempatkan di posisi nomor 10. 

BACA JUGA: Mourinho Pasang Badan Lindungi Striker Barunya

Kedua sayap tetap dipercayakan kepada Ambrizal dan Ade Jantra. Keduanya dianggap dapat menopang kinerja penyerang muda, Aldi Al Achya, yang kemungkinan kembali mendapat kepercayaan. Sayangnya Persija tidak akan diperkuat oleh Hong Soon Hak yang terkena akumulasi kartu. 

Sementara itu, Pelatih Persegres Liestiadi optimistis timnya bisa menuai kemenangan. Meski diakuinya permainan Persija saat ini sedang mengalami grafik yang meningkat di bawah pelatih r Jan Saragih. Dia juga tak melihat produktivitas Persija yang masih minim menjadi keuntungan bagi timnya.

"Saya selalu menganalisis tim. Sekarang permainan Persija lebih aktraktif di bawah pelatih baru Jan Saragih, selepas menggantikan Paulo Camargo. Jadi, bukan jaminan jika produktivitas gol lebih tinggi akan lebih baik," kata Liestiadi.

"Kami tidak memandang Persija tim legenda. Kami hanya akan berusaha membuktikan tim kota kecil bisa meraih tiga angka dari tim ibu kota dan tanpa menganggap enteng Persija," tambah mantan asisten pelatih Timnas Indonesia itu.

Lini depan Persegres punya daya serang yang cukup baik. Patrick da Silva menjadi top skor sementara dengan torehan 4 gol. Yang menarik, motivasi Patrick dipercaya akan lebih meningkat saat berhadapan dengan Persija. Pasalnya Patrick pernah didepak oleh klub asal ibu kota setelah dinyatakan mandul.

Namun, Patrick kini seperti membuktikan bahwa dirinya menjadi solusi yang tepat bagi lini serang Persegres. Lini bertahan Persija patut memberikan perhatian lebih terhadap pemain asal Brasil itu, jika tidak ingin kembali kecolongan.

Tak hanya ada Patrick saja, karena lini kedua juga punya pemain yang cukup andal mencetak gol. Uniknya, lagi-lagi eks Persija menjadi senjata rahasia Persegres memecah kebuntuan. Agus Indra yang menjadi pemain senior, sudah membobol gawang lawan sebanyak 2 kali. (fdi/dil/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Mourinho Sindir Para Manajer yang Kritik Pembelian Pogba


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler