Persibo-Persema Kehilangan Hak Suara

Di Kongres Tahunan PSSI

Selasa, 18 Januari 2011 – 16:32 WIB
JAKARTA - Mundurnya Persibo Bojonegoro dan Persema Malang dari pentas Indonesia Super League (ISL) dan berpindah ke Liga Primer Indonesia (LPI), membuat kedua klub itu dipastikan tidak memiliki suara di Kongres Tahunan PSSI yang akan digelar di Bali pada 21-23 Januari mendatangKetika dimintai konfirmasi, Sekjen PSSI Nugraha Besoes mengatakan, karena "berkhianat" maka Persibo dan Persema dicoret dari keanggotaan PSSI

BACA JUGA: Aji Pastikan Dulu Kondisi Wanchope

Ini sesuai dengan keputusan Komite Eksekutif (Exco) PSSI.

"Berdasar statuta PSSI, bahwa Exco berhak mencoret keanggotaan dari PSSI karena terang-terangan mereka berhianat
Persema dan Persibo sudah terbukti tampil di LPI," ujar Nugraha Besoes

BACA JUGA: Kepincut Diaz, Riedl Beri Pengecualian

Menurut Nugraha pula, saat ini PSSI masih menunggu PSM Makassar
"Jika PSM tampil juga di LPI, kami akan kenakan sanksi yang sama," sambungnya.

Nugraha lantas mengungkapkan, karena dicoret dari keanggotaan, otomatis kedua klub itu kehilangan hak suara di Kongres Tahunan PSSI

BACA JUGA: Skuad Timnas Masih Bisa Berubah

"Persibo dan Persema pasti tidak kami undang untuk hadir dalam kongres nantiDan PSM Makassar bakal menyusul jika ternyata ikut-ikutan bermain di LPI," beber pria asal Bandung itu.

Kongres Tahunan PSSI rencananya akan dilaksanakan pada 21-23 Januari di BaliDalam Kongres Tahunan itu, akan ditetapkan waktu Kongres Empat Tahunan untuk pemilihan Ketua Umum PSSI periode empat tahun ke depanKabarnya, kongres empat tahunan akan digelar pada April 2011.

"Kongres Tahunan yang menentukan Exco PSSI, sesuai dengan statuta PSSI pasal 29 ayat 2Sedangkan Kongres Empat Tahunan ditentukan oleh anggota kongres pada Kongres Tahunan," terang Nugraha Besoes.

Sementara itu, Ketua Komdis (Komisi Disiplin) PSSI, Hinca Pandjaitan mengatakan, sanksi pencoretan klub tersebut beda halnya dengan sanksi yang bakal dijatuhkan Komdis"Itu dua hal yang berbedaPencoretan keanggotaan itu adalah sanksi organisatorisAda lagi menyangkut sanksi disiplin, terkait pihak-pihak yang terlibat di dalam LPI," kata Hinca.

Hinca sendiri saat ini mengaku sudah membuat daftar pemain dan pengurus yang terlibat dalam klub-klub yang dianggap membelot"Daftar sudah ada, dan akan terus kami prosesBelum bisa dibeberkan duluKami juga sedang mengumpulkan data-data yang menguatkan putusan hukuman nantinya," bebernya(ali)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Rishadi Masuk Timnas, Persita Krisis Striker


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler