Pertama di Indonesia, Kompetisi Matematika Online Tingkat Dunia

Sabtu, 20 Juni 2020 – 16:24 WIB
Presiden Eduversal Indonesia Dwi Prajitno Wibowo. Foto: tangkapan layar/Mesya/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Kesempatan menarik bagi para pelajar yang ingin menguji kemampuan berpikir dan logikanya lewat kompetisi matematika online tingkat dunia.

Tidak harus siswa berprestasi di bidang matematika, yang belum pernah ikut lomba pun bisa uji kemampuan di International Eduversal Mathematics Competition (I-EMC).

BACA JUGA: Dukung PJJ, Eduversal Gelar Webinar Gratis untuk Para Guru

Presiden Eduversal Indonesia Dwi Prajitno Wibowo mengungkapkan, I-EMC ini sangat berbeda dengan kompetisi matematika tingkat dunia lainnya.

I-EMC bukan kompetisi berjenjang. Di mana seluruh siswa pendidkan dasar hingga menengah bisa mengikuti lomba tingkat dunia ini.

BACA JUGA: Pakar Matematika Sebut Indonesia Sulit Maju karena Lebih Fokus Bidang Teknik

"Selama ini kan kompetisi matematika baik nasional apalagi internasional hanya bisa diikuti oleh siswa tertentu (terbatas) karena sifatnya berjenjang. Nah, kami menyediakan arena untuk seluruh siswa menguji kemampuannya, baik yang belum pernah ikut lomba, belum ada prestasi maupun sudah pernah ikut lomba," terang Dwi Prajitno dalam teleconfrence International Eduversal Mathematics Competition, Sabtu (20/6).

Dengan mengikuti I-EMC, lanjutnya, diharapkan kemampuan siswa untuk memecahkan masalah secara logika bisa berkembang.

BACA JUGA: Kebijakan Terbaru Mendikbud Nadiem Makarim soal UKT, Alhamdulillah

Selain itu, siswa bisa menambah portofolionya ketika melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya.

Ade Kiki Ruswadi, anggota Komite I-EMC menambahkan, kompetisi ini mengajarkan siswa bahwa matematika bukan menghafal rumus tetapi bermain logika.

Siswa harus mampu menggunakan kemampuan berpikirnya menjawab pertanyaan yang diberikan.

"Matematika itu bukan mapel yang susah kok. Soal-soal di I-EMC ini lebih banyak memancing siswa untuk memahami suatu masalah. Tidak perlu menghafal angka-angka, cukup logikanya yang jalan," terang Kiki yang beberapa kali menjuarai kompetisi matematika.

Sampai hari ini, lanjut Kiki, jumlah siswa yang sudah mendaftar I-EMC adalah 1.100 orang.

Sedangkan jumlah negaranya ada 16 negara seperti China, Rusia, Amerika, Inggris, Indonesia, Nigeria, Brazill, dan lainnya. Dari jumlah siswa tersebut terbanyak Indonesia kemudian disusul Nigeria.

"Kalau dilihat dari peminatnya, siswa di Indonesia sangat antusias mengikuti kompetisi-kompetisi tingkat dunia. Kami yakin siswa Indonesia tidak akan kalah bersaing dengan negara luar meski saingan terberatnya adalah China, Amerika, dan Rusia," jelas Dwi.
Lebih lanjut dikatakan, pandemi COVID-19 membuat banyak kompetisi matematika dan sains menghadapi penundaan.

Bahkan pembatalan di saat siswa membutuhkan lebih banyak lagi ajang-ajang seperti ini.

Selama 12 tahun Eduversal menyelenggarakan kompetisi matematika nasional, ribuan siswa Indonesia telah mengikuti kompetisi ini. Versi terbarunya adalah Eduversal Mathematics Competition (EMC) di mana penyelenggaraannya secara online pada 2019.

"Tahun ini kami berencana untuk sekali lagi meningkatkan kompetisi matematika kami ke panggung internasional dan mengadakan Kompetisi Matematika online Internasional (I-EMC). Kompetisi in diadakan secara online pada 11 Juli 2020 dan ini merupakan kompetisi yang pertama kali diadakan di Indonesia," tuturnya.

Peserta dapat bersaing dalam dua level yang berbeda. Level Junior untuk pelajar yang berusia di bawah 14 tahun. Level Senior untuk yang berusia rentang 14 sampai 17 tahun.

I-EMC ini terbuka untuk pelajar dari seluruh dunia untuk menguji kemampuan matematikanya di tingkat Internasional.

Sudah lebih dari 50 negara yang diundang untuk mengikuti kompetisi bergengsi ini dan sudah direspons dengan baik.

"Karena ini I-EMC yang pertama kali, kami targetkan akan diikuti 50 negara. Kompetisi ini akan diselenggarakan dalam 3 bahasa yaitu Bahasa Inggris, Indonesia dan Rusia," terangnya.

Adapun untuk jadwal pelaksanaannya dimulai pendaftaran (8-30 Juni 2020), tryout (4 Juli), kompetisi (11 Juli), dan pengumuman (18 Juli).

Bagi pemenang disiapkan hadiah menarik di antaranya juara 1 mendapatkan IPad Generasi 7, juara 2 Samsung Galaxy Tab A 2019 10.1, dan juara 3 All new Kindle Paperwhite 2020.

"Untuk mengikuti kompetisi ini, siswa dapat mendaftar melalui laman website resmi i-emc. Mari bergabung dengan peserta I-EMC dari seluruh dunia untuk menunjukkan kemampuanmu di bidang matematika di tingkat internasional," pungkas Dwi. (esy/jpnn)


Redaktur & Reporter : Mesya Mohamad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler