Pertemuan Parpol Islam Dianggap Akal-Akalan Amien Rais

Jumat, 18 April 2014 – 08:01 WIB
Pertemuan Parpol Islam Dianggap Akal-Akalan Amien Rais. Foto: JPNN.com

jpnn.com - JAKARTA - Pertemuan elit sejumlah parpol Islam dan ormas Islam di rumah pengusaha Hasyim Ning pada Kamis malam tadi (17/4) terlihat jelas tidak untuk menjaga kepentingan kelompok Islam.

"Itu hanya akal-akalan Amien Rais dalam konteks koalisi untuk meningkatkan posisi tawar bagi-bagi kursi menteri dalam pemerintahan mendatang," kata politisi PDI Perjuangan, Fahmi Habcy, kepada Rakyat Merdeka Online, Jumat (18/4).

BACA JUGA: Internal PPP Makin Retak

Fahmi menegaskan, umat Islam yang jumlah 85 persen merupakan pemegang saham terbesar Indonesia. Jadi sejatinya menyelamatkan dan memperbaiki kesejahteraan Indonesia berarti memperbaiki kesejahteraan umat Islam di Indonesia, dan juga umat beragama yang lain.

"Siapa yang terlibat menyusahkan rakyat Indonesia, sejatinya menyusahkan umat Islam dan umat beragama yang lain. Tanpa harus sesumbar bahwa dalam pilpres ini diperlukan koalisi parpol islam untuk menjaga kepentingan umat islam," kata Fahmi, yang menulis saja Aku Iso Opo.

BACA JUGA: Pendaftar Polwan Membeludak

Menurut Fahmi, alasan Amien Rais bahwa pertemuan semalam untuk membentuk koalisi dalam memperbaiki kehidupan berbangsa lebih baik, bagaikan peribahasa menepuk air didulang, terpercik muka sendiri. Namun memang alasan yang dibuat Amin sah dan halal saja dalam konteks memastikan bargaining jatah menteri bagi elit parpol dalam pemerintahan kedepan.

"Jika pertemuan kemarin tujuannya menurunkan harga daging sapi melambung, menurunkan dolar dan harga bahan pokok mencekik, melindungi petani dari derasnya impor pangan, menyelamatkan TKI kita, itu akan disambut publik. Sayangnya pak Amien Rais tidak mengundang kadernya yang menjadi Menko Ekuin untuk segera memperbaiki itu semua," demikian Fahmi. (ysa/rmo/jpnn)

BACA JUGA: 200 Orang Dijerat Pidana Pemilu

BACA ARTIKEL LAINNYA... Peserta Konvensi Dorong Demokrat-Gerindra Berkaolisi


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler