Pesan Bung Komar Saat Melantik Pengurus PDIP Papua Tengah, Pakai Frasa Mental Pejuang

Sabtu, 28 Januari 2023 – 08:09 WIB
Ketua DPP Bidang Kehormatan PDI Perjuangan Komarudin Watubun melantik, mengambil sumpah dan janji pengurus DPD PDIP Provinsi Papua Tengah di GOR Trikora – Nabire, Jumat (27/1/2023). Foto: Dok. PDIP.

jpnn.com, NABIRE - Merespons lahirnya provinsi baru di Papua berdasarkan UU Otsus Nomor 2 Tahun 2021, DPP PDI Perjuangan bergerak cepat dengan membentuk dan struktur kepengurusan di Provinsi Papua Tengah.

Pada 27 Januari 2023, DPP meresmikan dan melantik Kepengurusan DPD PDI Perjuangan Papua Tengah.

BACA JUGA: Dari Batas Negara, Bung Komar Bercerita Tentang Kumbili, Kanum dan Amanah Otsus

Mewakili Ketua Umum, Komarudin Watubun sebagai Ketua DPP Bidang Kehormatan PDIP Perjuangan melantik, mengambil sumpah dan janji pengurus di GOR Trikora - Nabire.

“Bahwa saya akan setia dan taat sepenuhnya kepada: Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga PDI Perjuangan, Piagam dan program perjuangan PDI Perjuangan dan segala ketentuan partai yang berlaku. Bahwa saya, akan menjunjung tinggi kehormatan, martabat dan disiplin partai, serta akan senantiasa mengutamakan keutuhan partai, keberhasilan program perjuangan partai daripada kepentingan pribadi.”

BACA JUGA: Rayakan HUT ke-76 Megawati, Bung Komar Pimpin Kader PDIP Tanam Pohon di Batas Negara

Demikian di antara bunyi sumpah dan janji yang dibacakan oleh Komarudin dan diikuti oleh sejumlah pengurus yang dilantik seperti dilansir JPNN Papua pada Sabtu (28/1)

Adapun pengurus yang dilanik adalah Dr. Yuni Wonda, S.Sos, SIP, M.M sebagai ketua, Mathias Resirius Refra sebagai sekretaris, dan Willem Wandik, S.E., M.Si sebagai Bendahara, serta sejumlah pengurus lainnya.

Sebelum acara pelantikan, dilakukan pembacaan selayang pandang perjalanan PDI Perjuangan di wilayah Papua Tengah dari zaman ke zaman.

Saat itu, di bawah tekanan pemerintah yang otoriter, PDI diidentikkan dengan Organisasi Papua Merdeka.

Sejumlah pengurus dilarang mendirikan cabang, ranting dan menyosialisasikan Partai di sejumlah daerah.

Pada kesempatan pembacaan perjalanan itulah, diperkenalkan nama-nama para ‘pahlawan’ partai di zamannya yang telah wafat.

Di akhir pembacaan, pengurus memberikan penghargaan kepada 8 orang keluarga para leluhur Partai.

Pengharagaan diberikan oleh Ketua DPP Komarudin Watubun dan Ketua DPD Yuni Wonda.

“Terima kasih atas pengorbanan orang tua Anda. Dan, teruskan perjuangan ini oleh Anda sebagai penerusnya,” tegas Bung Komar sembari terharu di hadapan ribuan pengunjung GOR Trikora.

Dalam sambutannya, Bung Komar mengatakan kita hadir karena peran orang lain sebelumnya.

Untuk itu, insan PDI Perjuangan tidak boleh melupakan jasa para pendahulu.

“Apalagi yang telah berjuang untuk negeri ini, dan untuk partai. Tanpa mereka NKRI tidak akan ada, dan Papua tidak akan maju seperti saat ini,” tegasnya.

Untuk itu, ujar Bung Komar, kader PDI Perjuangan harus punya mental yang kuat, tidak pantang menyerah, dan harus mencatat sejarah untuk masa depan.

“Anda semua harus punya mental pejuang,” tegas Bung Komar.

Ditambahkan oleh Komandan Nasional Satgas Cakra Buana ini, bahwa kader harus sadar dirinya berada pada tiga dimensi.

“Masa lalu, masa kini, dan masa depan. Saya ingat, bagaimana masa lalu kami di Papua ada hanya enam kader yang bertahan dengan PDI Pro Mega, tetapi kami pantang menyerah. Saat itu, tahun 1997 dengan modal lima ratus ribu rupiah, saya berkeliling Papua dengan menumpang kapal barang untuk konsolidasi. Hasilnya dirasakan saat ini. Kami bisa memimpin negeri ini dan PDI Perjuangan di bawah pimpinan Megawati Sukarnoputri bisa menang tiga kali selama era pascaorde baru,” ujar Bung Komar di hadapan ribuan peserta yang juga dihadiri oleh PJ Gubernur Papua Tengah sekaligus sebagai pembina Partai Politik di wilayah Papua Tengah Dr. Ribka Haluk.

Dimensi berikutnya, kata Bung Komar adalah masa kini dan masa depan.

“Anda harus memenangkan Pemilu 2024. Jangan merasa puas, tanpa kerja keras. Turun bersama rakyat. Menangkan di semua lini, mulai dari Pilpres, Pileg, Pilkada, dan lainnya. Jadilah petarung sejati. Jadilah politisi militan yang tidak peenah mati. Sanggup memenangkan 2024?” pekik Bung Komar yang disambut pekikan kata “Sanggup” menggaung di ruangan penuh gelora militansi.

Pada kesempatan itu, Bung Komar juga membagikan Buku yang berisi UU Otonomi Khusus dari waktu ke waktu sekaligus analisanya dan buku Komik Otsus yang memberikan penjelasan mudah bagi pembaca dalam memahami UU Nomor 2 Tahun 2021.

“Jangan berpikir Otsus itu hanya uang dan kekuasaan. Di dalamnya ada banyak hal yang menjadi peluang, hak, dan tanggung jawab. Saya berikan buku ini, dan wajib anda baca, pahami dan laksanakan,” tegas mantan ketua Pansus Otus ini.(fri/jpnn)

Artikel ini juga telah tayang di JPNN.com dengan judul:

Bung Komar PDIP: Berjiwa Militan Jadi Resep Memenangi Pemilu 2024


Redaktur & Reporter : Friederich Batari

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler