Pesan Gus Jazil kepada KMNU UI Menghadapi Cobaan Pandemi Covid-19

Kamis, 05 Agustus 2021 – 17:10 WIB
Wakil Ketua MPR RI Dr. H. Jazilul Fawaid atau Gus Jazil. Foto: Humas MPR RI

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid mengatakan pandemi Covid-19 merupakan bagian ujian dari Allah SWT untuk menguji seberapa kuat keimanan seseorang kepada Tuhan.

Sebagai seorang muslim dan warga NU, Gus Jazil -sapaan Jazilul- meyakini bahwa virus Corona yang tengah melanda dunia, termasuk Indonesia merupakan ketentuan-Nya.

BACA JUGA: Sahroni: Pengecatan Pesawat Kepresidenan dan Pandemi Dua Hal Berbeda

"Dan saya tahu betul bahwa ketentuan Allah dibuat pasti ada hikmahnya untuk manusia," kata Gus Jazil saat memberikan sambutan secara virtual dalam acara “Istigasah dan Doa Bersama untuk Keselamatan Bangsa Indonesia dari Wabah Covid-19” yang digelar oleh Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama Universitas Indonesia (KMNU UI), Rabu malam (4/8).

Dia menyebut siapa pun boleh memaknai bahwa pandemi ini sebagai bagian dari skenario global yang dibuat negara tertentu. Sebab, manusia memang diberikan pengetahuan untuk membuatnya.

BACA JUGA: Begini Penjelasan Kombes Yusri soal Penangkapan Dinar Candy yang Nekat Berbikini di Jalan

"Namun, pembuat skenario tertinggi hanya Allah. Kita sebenarnya menghadapi apa pun itu dalam skenario Allah, itu yang penting. Allah membuat skenario-skenario di bumi sebagai tatanan dan ujian," ucapnya.

Oleh karena itu, dia berpesan agar ujian pandemi Covid-19 ini dihadapi dengan kekuatan iman bahwa semua daya dan upaya itu datangnya dari Allah SWT.

BACA JUGA: Bantah Omongan Ruhut, Masinton Baru 1 Kali Bertemu Luhut Pandjaitan

"Nah, ikhtiar-ikhtiar itu yang hari ini dilakukan teman-teman KMNU UI melalui doa," kata Gus Jazil.

Menurutnya, kegiatan istgasah dan doa justru akan menambah keyakinan kepada Sang Pencipta.

Wakil ketua umum PKB itu juga mengatakan, akibat pandemi Covid-19, bangsa ini menghadapi krisis multidimensi, pendapatan negara turun, utang membengkak.

Bahkan, katanya, bangsa ini seakan-akan tidak mampu berbuat apa-apa. Juga tidak ada yang mengetahui apa yang akan terjadi sesudah pandemi ini.

"Dalam batas-batas rasional, kita punya rencana-rencana. Tetapi, apa yang kita rencanakan, kita skenariokan, ada pembuat skenario besar yaitu Allah SWT," tuturnya.

Untuk itu, ketua umum Ikatan Keluarga Alumni Institut Perguruan Tinggi Ilmu Alquran (PTIQ) Jakarta tersebut mengajak semua pihak khususnya KMNU UI dan umat Islam pada umumnya untuk bermuhasabah dan perbanyak berdoa.

"Mari kita berdoa agar kita semua diberikan keselamatan, dan marilah kita berdoa agar selalu diberikan kesehatan dan semangat untuk menyebarkan agama Allah," pungkas Gus Jazil. (*/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler