Pesan Letjen Ignatius Yogo Triyono Saat Latihan Perang TNI AD, Tegas!

Rabu, 30 Maret 2022 – 10:59 WIB
Latihan tempur TNI AD di AWR Pandangwangi, Kabupaten Lumajang, Selasa (29/3/2022). ANTARA/HO-Diskominfo Lumajang

jpnn.com, LUMAJANG - Artileri Pertahanan Udara (Arhanud) TNI AD menggelar Latihan Menembak Senjata Berat (Latbakjatrat) Terintegrasi Pussenarhanud Kodiklatad Tahun 2022 di Lapangan Tembak Air Weapon Range Pandanwangi, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, 28-31 Maret 2022.

Puncak latihan perang tersebut digelar pada Selasa (29/3).

BACA JUGA: Ingin Prajurit TNI Mendapat Kesempatan Sama, Jenderal Andika Keluarkan Perintah Ini

Latbakjatrat merupakan latihan puncak kecabangan Arhanud yang mengintegrasikan seluruh satuan jajaran Arhanud dengan alat utama sistem senjata (alutsista) berbeda.

Selain itu, juga sekaligus mengintegrasikan fungsi pertahanan udara, yaitu deteksi, identifikasi, tracking dan destruksi (penghancuran).

BACA JUGA: Jenderal Dudung: Ini Penting Bagi TNI AD

Latbakjatrat ini tidak hanya melibatkan satuan Arhanud TNI AD, tetapi sekaligus diintegrasikan dengan komando pertahanan udara dari TNI AU.

"Saya berharap agar pelaksanaan latihan tersebut bisa meningkatkan profesionalisme bagi para anggota TNI," kata Komandan Kodiklat TNI AD Letjen TNI Ignatius Yogo Triyono di Kabupaten Lumajang, Selasa (29/3).

BACA JUGA: Jenderal Andika Tunjuk Brigjen Iwan Setiawan Jabat Danjen Kopassus

Mantan Pangdam XVIII/Cenderawasih itu berharap para prajurit TNI selalu mendekatkan diri dengan rakyat.

TNI berasal dari rakyat dan untuk rakyat, sehingga tetap semangat dalam melaksanakan tugas dan tidak berbuat pelanggaran,” kata jenderal bintang tiga, itu.

Tak lupa, Letjen Ignatius Yogo juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Lumajang maupun semua pihak yang telah mendukung kegiatan Latbakjatrat Terintegrasi 2022 ini.

Bupati Lumajang Thoriqul Haq mengatakan pihaknya ingin sinergisi antara pemerintah dengan TNI agar latihan tempur bisa dijadikan pengungkit pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat Lumajang.

Dia mengatakan pihaknya juga telah mencoba menginventarisasi beberapa fasilitas sarana maupun prasarana untuk mengoptimalkan prosesi latihan tempur di AWR Pandanwangi, sehingga kegiatan latihan tersebut bisa berjalan dengan lancar dan steril, terutama bagi para penonton yang hadir di lapangan.

"Saya harap sinergi pemerintah dan TNI terus terbangun, sehingga AWR Pandanwangi bisa menjadi salah satu tempat military tourism di Lumajang. Harapannya bisa menjadi pengungkit perekonomian masyarakat sekitar," ujarnya. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler