Pesawat Amfibi Rusia pun Tak Berani Sentuh Air

Rabu, 07 Januari 2015 – 07:04 WIB
Pesawat amfibi milik Rusia Beriev BE-200 saat parkir di Pangkalan Udara Iskandar, Pangkalan Bun. Foto: Jawa Pos/dok. JPNN

jpnn.com - PANGKALAN BUN - Direktur Operasional Basarnas Marsma SB Supriyadi dalam updatenya mengatakan ombak di lokasi sasaran pencarian badan AirAsia QZ8501 masih berkisar 1-3 meter.

Kondisi itu juga membuat pesawat amfibi milik Rusia Beriev BE-200 tak bisa mendarat.

BACA JUGA: Cegah Penyelam Alami Kelumpuhan

Padahal pesawat itu sebelumnya disiapkan untuk pendaratan di laut guna mencari jenazah dan menurunkan alat deteksi sonar.

"Dengan ombak seperti itu, mereka tak berani mendarat di air, hanya terbang rendah," kata Supriyadi kemarin.
      
Head of Diretorate for Information Protection and Safety Rescue Operations Security Russia, Lieutenant General Chizhikov Eduard Nikolayevich mengatakan setelah tim dari negaranya melakukan penyelamatan di area yang ditentukan memang visibility laut nol.

BACA JUGA: Kita melaksanakan SAR, Jangan Sampai Kita yang di-SAR

"Sejauh ini peralatan Volcon yang kami terjunkan untuk observasi bawah laut juga tak menemukan apapun," ujarnya.

Saat ini tim dari Russia masih menunggu komando dari Basarnas untuk melakukan kegiatan di titik lainnya. (gun/sep)

BACA JUGA: Basarnas Yakin di Badan Pesawat Tertinggal Banyak Jenazah

BACA ARTIKEL LAINNYA... Rp 300 Juta Bukan Bagian dari Asuransi


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler