Pesawat King Air Tabrak Gedung, Pilot Tewas

Jumat, 29 Juni 2018 – 10:26 WIB
Pesawat Delta Flight 453 dari New York. Foto: Travel + Leisure

jpnn.com, MUMBAI - Nahas menimpa pesawat King Air C90 milik U Y Aviation Pvt Ltd. Pesawat bermesin turboprop ganda itu jatuh di Ghatkopar, Mumbai, India, kemarin (28/6). Dua pilot dan dua teknisi di dalamnya tewas.

Seorang penduduk di sekitar lokasi jatuhnya pesawat juga ikut kehilangan nyawa dan tiga orang lainnya masih dalam kondisi kritis.

BACA JUGA: Tikus Bobol ATM, Duit Ratusan Juta Jadi Serpihan

’’Itu adalah pesawat yang sebelumnya milik pemerintah Uttar Pradesh dan dibeli perusahana tersebut dua tahun yang lalu,’’ ujar seorang sumber The Times of India.

Pesawat itu tinggal landas dari Bandara Juhu untuk tes terbang. Karena itu, di dalamnya ada dua teknisi. Entah apa yang terjadi, sekitar pukul 13.10 waktu setempat pesawat tiba-tiba menukik dan menabrak gedung yang sedang dalam proses pembangunan. Seketika pesawat dan area di sekitarnya terbakar.

BACA JUGA: Gara-Gara Video Hoax, Sembilan Tewas Diamuk Massa

Api baru bisa dipadamkan sekitar 30 menit kemudian. Lokasi jatuhnya pesawat hanya berjarak 3 kilometer dari landasan utama Bandara Mumbai. Untuk sementara, landasan tersebut ditutup dan penerbangan dialihkan ke landasan kedua.

Tim Dirjen Penerbangan Sipili (DGCA) Mumbai langsung menuju ke lokasi untuk melakukan penyelidikan awal. Hingga berita ini dilaporkan, belum ada penyebab pasti yang membuat pesawat itu terjatuh. DGCA menegaskan bahwa detail penyelidikan akan diungkap Badan Penyelidik Kecelakaan Pesawat.

BACA JUGA: PM Mahathir Jadi Harapan Baru Keluarga Penumpang MH370

Usia pesawat bisa jadi menjadi salah satu alasan. ’’Pesawat-pesawat tua dan tak layak seharusnya tidak dioperasikan,’’ ujar seorang netizen. (sha/c22/ano)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kecelakaan, Mesin Pesawat Copot di Landasan


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler