Pesta Miras, Pria di Makassar Tega Bacok Teman Sendiri, Begini Kondisi Korban

Jumat, 27 Januari 2023 – 22:23 WIB
Korban saat mendapatkan perawatan medis di rumah sakit. Foto: Dok Humas Polrestabes Makassar

jpnn.com, JAKARTA - Kurniawan, 22, warga asal Jalan Malengkeri 3, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, menjadi korban pembacokan, Kamis (26/2) malam.

Pelakunya adalah Sarman, temannya sendiri. Akibat pembacokan itu, Kurniawan mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit.

BACA JUGA: Pelaku Pembacokan yang Menewaskan Seorang Remaja di Tangerang Belum Tertangkap

Peristiwa itu terjadi saat korban dan pelaku melakukan pesta miras di rumah orang tua korban yang terletak di Jalan Daeng Tata 3, Kelurahan Parangtambung, Makassar.

Saat itu, korban dan pelaku serta teman-temannya berjoget bersama di lokasi pesta miras. Tiba-tiba pelaku memukul salah satu orang temannya yang bernama Alim. 

BACA JUGA: Aksi Pembacokan Brutal Menewaskan Remaja di Tangerang, Pelaku Langsung Diburu

Adu pukul antara Alim dan Sarman tak terhindarkan. Melihat perkelahian itu, Kurniawan bersama ayahnya langsung melerai dan membubarkan pesta miras tersebut.

Tak sampai di situ, pelaku pulang ke rumah mengambil sebilah parang. Kurniawan pun bergegas menyusul pelaku untuk melarang kembali ke tempat pesta miras itu.

BACA JUGA: 1 Pelaku Pembacokan di Selebriti Palembang Lounge Ditangkap Polisi, 1 Lagi Masih Diburu

Tak terima dengan teguran itu, pelaku langsung membacok korban tanpa ampun. Warga yang ada di sekitar itu langsung teriak meminta pertolongan.

Kasi Humas Polrestabes Makassar Kompol Lando membenarkan kejadian tersebut. Diduga pelaku melakukan tindakan itu karena pengaruh minuman keras.

"Iye benar ada kejadian tersebut. Korban mengalami luka karena ditebas temannya sendiri," kata Kompol Lando, Jumat (27/1).

Lando menambahkan korban mengalaminya luka tebasan pada bagian pundak sebelah kiri dan luka robek belakang leher, saat ini korban dirawat di Rumah Sakit Haji Makassar.

"Sekarang korban tengah mendapat perawatan medis di rumah sakit," tambah mantan Wakapolsek Tamalanrea itu.

Lando menjelaskan seusai melakukan penganiayaan itu, pelaku kemudian melarikan diri hingga saat ini belum diketahui keberadaannya.

"Sementara dalam pengejaran anggota," ujarnya.

Sekadar diketahui, pelaku dan korban memiliki hubungan baik selama ini. Mereka sudah lama bergaul bersama sejauh ini. (mcr29/jpnn)


Redaktur : Budianto Hutahaean
Reporter : M. Srahlin Rifaid

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler