Peta Khusus Pelayaran di Danau Toba Dibuat Demi Keselamatan

Senin, 14 Januari 2019 – 08:55 WIB
Wakapushidrosal Laksma TNI Dr. Trismadi saat Rakor Pembahasan Isu Lingkungan di Kawasan Pariwisata di Danau Toba di Gedung Institut Teknologi Del, Balige, Toba Samosir, Sumatera Utara, Sabtu (12/1). Foto: Pushidrosal

jpnn.com, TOBA SAMOSIR - Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) membuat peta khusus (Inland waterways chart) perairan Danau Toba, Sumatera Utara. Pembuatan peta khusus tersebut untuk menjamin keselamatan pelayaran di Danau Toba.

"Saat ini Pushidrosal telah menyelesaikan tahap akhir pembuatan peta laut khusus, dan akan menuntaskannya menjadi Peta Khusus Pelayaran di perairan Danau Toba, kata Wakapushidrosal Laksamana Pertama TNI Dr. Trismadi saat Rakor Pembahasan Isu Lingkungan di Kawasan Pariwisata di Danau Toba, Sabtu (12/1/2019) di Gedung Institut Teknologi Del, Balige, Toba Samosir, Sumatera Utara. Rakor ini diselenggarakan yang diselenggarakan oleh Kemenkomaritim RI.

BACA JUGA: KNKT Gandeng Pushidrosal Kembali Mencari CVR Lion Air JT-610

Dlam Rakor tersebut, hadir di antaranya Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Pangdam I/Bukit barisan Mayjen TNI Sabrar Fadhilah, Wagub Sumut Musa Rajekshah, para perwakilan Kementerian serta Pemda Sumatera Utara.

Wakapushidrosal menjelaskan dibuatnya Peta Khusus Danau Toba ini, khususnya di alur utama penyeberangan kapal bertujuan guna menjamin keamanan dan keselamatan pelayaran sekaligus dapat meningkatkan destinasi wisata Danau Toba.

BACA JUGA: Pelayanan Pelabuhan Jepara Kembali Beroperasi Normal

Hal ini sesuai mandat dari IHO yaitu S-4 tentang Spesification for International Charts dan Sp - 44 IHO tentang standard for Hydrographic Survey, bahwa Sungai, danau dan Kanal yang dapat digunakan untuk bernavigasi, maka datanya harus ditampilkan selengkap mungkin dengan skala yang besar dan perairan di daratan yang dapat dilayari (inland navigable waters) harus dipetakan sepraktis mungkin, konsisten dengan menyesuaikan dengan skala peta.

Selain itu, sesuai Permenhub No. PM 52 /2012 tentang Alur Pelayaran Sungai dan Danau, setiap alur pelayaran yang telah ditetapkan kelasnya harus dibuat peta alur pelayaran dan buku petunjuk pelayaran di sungai, danau dan harus berkoordinasi dengan instansi yang bertanggung jawab di bidang pemetaan.

BACA JUGA: Ratusan Penumpang di Pelabuhan Kalianget Akhirnya Berlayar

Dalam pembuatan Peta khusus Danau Toba ini Pushidrosal telah melakukan survei dan pemetaan hidro-oseanografi berupa pengumpulan data batimetri untuk memetakan perairan Danau Toba, dengan skala detail jalur-jalur pelayaran di Danau Toba.

Data hasil otperasi survei dan pemetaan Pushidrosal ini selain untuk menjamin keselamatan pelayaran kapal-kapal, Pushidrosal juga membuat peta tematik wisata bahari di Danau Toba yang diharapkan mampu memberikan informasi dalam rangka mengakselerasi pembangunan sektor pariwisata, khususnya Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba. Salah satu dari 10 destinasi prioritas nasional.(jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Waspadai Cuaca Buruk, Utamakan Keselamatan Pelayaran


Redaktur & Reporter : Friederich

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler