Petani Temukan Fosil Gading Gajah Purba Sepanjang 1,5 Meter

Sabtu, 18 Desember 2021 – 04:24 WIB
Tim Balai Pelestarian Situs Manusia Purba (BPSMP) Sangiran bersama tim gabungan melakukan evakuasi fosil gading gajah persawahan warga di lereng Pegunungan Patiayam sebagai kawasan Situs Patiayam, Jumat (17/12/2021). ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif

jpnn.com, KUDUS - Balai Pelestarian Situs Manusia Purba (BPSMP) Sangiran bersama Museum Patiayam Kudus mengevakuasi fosil gading gajah sepanjang 1,5 meter yang ditemukan di kawasan Situs Patiayam di Gondoriyo, Dusun Ngrangit Lama, Desa Terban, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Jumat.

Koordinator Museum Patiayam Kudus Jamin mengatakan penggalian fosil gading gajah purba tersebut awalnya diprediksi membutuhkan waktu dua hari, namun dalam waktu sehari sudah bisa dievakuasi ke Museum Patiayam Kudus.

BACA JUGA: SS Terancam Tua dan Mati di Penjara

"Alhamdulillah fosil gading gajah tersebut berhasil dievakuasi sehingga kondisinya masih cukup bagus karena melibatkan tim ahli dari BPSMP Sangiran bersama tim gabungan," kata Jamin.

Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, kata dia, memasuki musim hujan sering kali ditemukan banyak fosil purba di kawasan Pegunungan Patiayam. Terlebih, para petani juga mulai bercocok tanam.

BACA JUGA: Pencuri Uang Rp 8 Juta di RS Harapan Kita Ditangkap, Pelakunya Tak Disangka, Astaga

Selain lokasi temuan fosil gading gajah tersebut, tim BPSMP Sangiran juga akan mengecek temuan fosil di dua lokasi, di antaranya fosil banteng purba karena sebelumnya kepalanya sudah diangkat sehingga masih ada fragmen rusuk dan lainnya.

Jamin mengatakan bahwa temuan fosil hingga Desember 2021 sudah mencapai 1.600-an dan kemungkinan bisa bertambah karena masih ada informasi temuan yang belum digali.

Pamong Budaya pada Balai Pelestarian Situs Manusia Purba (BPSMP) Sangiran Iwan Setiawan menambahkan dalam penggalian fosil dan pengangkatannya hingga ke museum berjalan lancar, meskipun akses menuju lokasi cukup sulit karena harus melintasi sungai.

Untuk mengetahui usia gading gajah purba tersebut, pihaknya akan melakukan identifikasi tanah tempat temuan fosil, apakah masuk lapisan srumpit atau di lapisan lainnya. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler