Peternak Pulang dengan Kecewa Tak Bertemu Jokowi

Jumat, 31 Maret 2017 – 17:58 WIB
Peternak sapi. Foto: JPG

jpnn.com, BLITAR - Paguyuban Peternak Rakyat Nasional (PPRN) Blitar pulang dari Jakarta dengan perasaan kecewa.

Selain tidak bisa bertemu presiden, tuntutan ribuan peternak yang berdemonstrasi di sekitar Monas dan Istana Kepresidenan tersebut tidak mendapat tanggapan.

BACA JUGA: Jokowi Minta Peningkatan Investasi dari Bahrain

Para demonstran, termasuk peternak asal Blitar, mulai memadati sekitar Monas dan Istana Kepresidenan sekitar pukul 09.00 kemarin.

Selanjutnya, mereka berorasi dengan membentangkan berbagai macam spanduk terkait tuntutan para peternak.

BACA JUGA: Kawat Berduri Menutup Jalan di Sekitar Istana Negara

Wakil Ketua PPRN Blitar Sukarman menyatakan, demonstrasi berjalan lancar dan damai.

Sayang, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sedang tidak berada di Istana Merdeka.

BACA JUGA: Ngamuk, Ribuan Peternak Bakal Geruduk Istana Negara

Karena itu, setelah berjam-jam berorasi, demonstran hanya ditemui Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

"Hanya memberi tahu demonstran bahwa presiden tidak bisa menemui peternak dan nanti berbagai tuntutan disampaikan kepada presiden," ujarnya via telepon kepada koran ini.

Kemudian, lanjut Sukarman, atas usul Pramono, perwakilan peternak diminta bertemu dengan perwakilan Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan Kementerian Pertanian (Kementan).

Namun, tetap saja, tidak ada keputusan tegas yang bisa diberikan.

"Perwakilan kementerian akan melakukan cek lapangan dan akan menyampaikan tuntutan peternak kepada menteri masing-masing," tegasnya.

Saat ini seluruh peternak yang mengendarai kurang lebih 20 bus tersebut kembali ke Blitar dengan tangan hampa.

Padahal, harapannya dengan berdemo di Jakarta, aspirasi dan tuntutan bakal bisa disampaikan langsung kepada presiden.
Minimal, mereka bisa bertemu dengan menteri.

"Namun, tidak ada yang mau menemui peternak. Jadi, saya dan teman-teman peternak kembali ke Blitar dengan kecewa," ungkap Sukarman. (ady/ziz/c21/diq/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Waketum MUI: Politik dan Agama Harus Berdampingan


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler