Pilkada Purbalingga Panas! Pasangan Suci Bakal Laporkan Jago PDIP ke Panwas

Senin, 14 Desember 2015 – 03:42 WIB
Ilustrasi. Foto : dok jpnn

jpnn.com - PURBALINGGA - Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Purbalingga Sugeng-Sutjipto (Suci) nampaknya tidak main-main bakal mempermasalahkan dugaan kecurangan yang dilakukan rival mereka, Tasdi-Tiwi. Tim advokasi sejak beberapa hari terakhir terus melakukan investigasi dan mengumpulkan sejumlah bukti dan pelaporan dari wilayah.

Koordinator Tim Advokasi Sugeng-Sutjipto, Happy Sunaryanto menjelaskan, pihaknya tidak mau gegabah menyikapi sejumlah dugaan kecurangan yang muncul. Mereka tetap mengumpulkan bukti dan melihat kondisi di lapangan secara nyata dan sebenarnya.

BACA JUGA: Hasil Penghitungan Suara KPU Purbalingga, Pemenangnya...

“Dari hasil sejumlah pertemuan dengan semua elemen yang ada, memang ditemukan sejumlah dugaan kecurangan. Namun secara hukum semua ada aturannya dan tidak asal melawan dan melaporkannya,” jelasnya, Minggu (13/12) petang.

Dugaan kecurangan dimaksud seperti adanya politik uang, mobilisasi PNS yang terstruktur dan sistematis serta masif juga beberapa dugaan kecurangan lain. Selain itu, sejumlah bukti juga akan diperkuat melalui laporan dari masyarakat maupun perkembangan di penyelenggara pilkada.

BACA JUGA: Pilkada Susulan Bisa 2017, Salah Siapa?

“Bukan soal menang dan kalah, namun mewujudkan demokrasi yang bisa mendidik masyarakat. Karena pembelajaran Pilkada kali ini benar- benar luar biasa dan jika tidak diluruskan, maka tidak akan menjadi pembelajaran yang baik bagi masyarakat,” ungkapnya.

Ia merencanakan, hari ini (14/12) akan mendatangi Panwaskab untuk memberikan laporan dan sejumlah berkas yang sudah masuk. Misalnya kasus dugaan money politik di kecamatan Bobotsari, dan beberapa kasus lainnya yang masih membutuhkan bukti kuat.

BACA JUGA: Tjahjo Kumolo: Kita Tunggu Keputusannya seperti Apa

Saat dikonfirmasi, Cabup Sugeng yang kemarin sedang di luar kota mengatakan, perlawanan politik yang dilakukannya atas desakan masyarakat. Bahkan isu munculnya kecurangan yang diduga penggelembungan suara juga sempat diterima pria yang berprofesi pengacara itu.

“Kami siap menindaklanjuti sekaligus mewujudkan pembelajaran demokrasi yang bermartabat bagi masyarakat,” tegasnya. 

Untuk diketahui, pasangan nomor urut 1 Tasdi-Tiwi diusung oleh sejumlah partai besar yakni PDIP, Partai Gerindra, PAN, dan PKS. Sementara Sugeng Sucipto diusung koalisi PKB, Demokrat dan Hanura (amr/dil/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Empat Tokoh Muda Ini Dinilai Layak Pimpin Sumut 2017-2022


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler