Pimpinan Honorer Non-K2 Sering Komunikasi dengan Kepala BKN, Oh Ternyata

Jumat, 08 Mei 2020 – 14:24 WIB
Kepala BKN Bima Haria Wibisana. Foto: Mesya/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Betapa senangnya hati Ketum Forum Hononer Non-K2 Persatuan Guru Honorer Republik Indonesia (PGHRI) Raden Sutopo Yuwono mendapat pesan via WhatsApp dari Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana.

Sejak berteman di Facebook dan kemudian saling bertukar kontak nomor handphone, keduanya intens berkomunikasi lewat jaringan pribadi.

BACA JUGA: Astaga, Besaran Gaji PPPK Dibahas Lagi dari Awal

"Senang sekali saya waktu beliau inbox saya duluan di FB walaupun ada rasa heran juga. Saya senang karena kan itu kepala BKN. Kemudian beliau memberikan nomor ponselnya untuk konsultasi," kata Sutopo kepada JPNN.com, Jumat (8/5).

Berminggu-minggu, Sutopo suka share masalah honorer non-K2 yang ingin diakomodir dalam PPPK (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja) tahap II dan seterusnya.

BACA JUGA: Pejabat KemenPAN-RB: Mohon Maaf Kepada Seluruh PPPK

Sutopo merasa senang karena direspons positif. Bahkan, kepala BKN sering menanyakan kabarnya.

BACA JUGA: Pasien COVID-19 Pulang Usai Isolasi, Sampai di Rumah Langsung Terhenyak, Ya Ampun

Akun FB Bima Heriwibisana ini menduplikasi semua aktivitas Kepala BKN Bima Haria Wibisana. Foto: Istimewa for JPNN.com

Namun, betapa terkejutnya Sutopo begitu tahu ternyata yang sering intens berkomunikasi dengannya bukan kepala BKN asli, tetapi palsu.

Kepala BKN palsu ini menggunakan akun FB Bima Heriwibisana.

Namun, semua status Kepala BKN yang asli (Bima Haria Wibisana) di-copy paste di akun palsu sehingga membuat banyak honorer terkecoh.

"Sebenarnya saya juga heran, masa kepala BKN suka japri dan nanya-nanya kabar ke saya. Cuma kalau lihat FB, seluruh aktivitas kepala BKN ada di akun kepala BKN palsu itu. Kok berani ya ada yang membuat FB kaya gitu, apa tidak takut efek hukumnya," tuturnya.

Dia mengaku bersyukur akhirnya bisa tahu kalau ada oknum yang mengaku kepala BKN dan mencoba melakukan aksi penipuan terhadap honorer.

Apalagi saat ini honorer non-K2 sangat ingin diangkat jadi PPPK sehingga apapun caranya akan dilakukan.

"Awalnya saya sudah senang karena bisa dekat dengan kepala BKN. Eh, ternyata orangnya palsu. Dia sampai nanya-nanya data honorer non-K2," ucapnya.

Dihubungi terpisah Kepala BKN Bima Haria Wibisana mengaku terkejut ada oknum yang meng-copy paste statusnya di FB. Apalagi yang disasar adalah honorer.

"Kasihan honorermya, nanti akan saya sampaikan ke FB," ucap Bima.

Bima pun mengunggah statusnya di FB tentang perbuatan oknum yang menduplikasi semua aktivitasnya.

Bima juga mengingatkan semua pihak jangan sampai terpedaya hingga bisa menjadi korban penipuan.

"Akun FB saya adalah Bima Haria Wibisana bukan Bima Heriwibisana. Mohon kalau ada yang mengatasnamakan saya, apalagi sampai bertanya kabar dengan honorer jangan dipercaya," tegasnya. (esy/jpnn)


Redaktur & Reporter : Mesya Mohamad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler