Pimpinan Parpol Dukung Tes Urine untuk Seluruh Anggota DPRD

Rabu, 12 Oktober 2016 – 03:42 WIB
Wakil Ketua DPRD Padangpariaman, Januar Bakri (tengah baju batik), usai menjalani pemeriksaan di kantor BNN Provinsi Sumbar, Senin (10/10). Foto: padangekspress/jpg
PADANG - Sejumlah ketua parpol di Sumbar menyatakan komitmennya untuk mendukung langkah BNNP Sumbar melaksanakan tes urine kepada seluruh anggota DPRD di Sumbar. 

jpnn.com - Bentuk dukungannya adalah dengan menginstruksikan seluruh anggota DPRD mengikuti tes urine tersebut dan akan mengambil tindakan jika ada yang menolak untuk ikut. 

Ketua DPW Partau Hanura Sumbar, Marlis. Kata dia, pihaknya akan menginstruksikan 48 kader Partai Hanura yang duduk di DPRD kabupaten/kota dan provinsi untuk mengikuti tes urine ini. Jika tidak bersedia ikut, partai akan mengambil tindakan, sebab patut diduga terlibat narkoba. 

Nah, jika ada anggota yang nantinya urinenya positif mengandung narkoba, kata dia akan diberhentikan. Sebab sebelumnya sudah ada pakta integritas yang ditandatangani seluruh kader. 

BACA JUGA: Besok Anggota DPRD Nyabu Dites Urine

“Setiap pertemuan juga diingatkan agar tidak berbuat sesuatu yang melanggar dan merusak citra partai. Kalau mengonsumsi narkoba berarti kan merusak citra partai,” paparnya seperti diberitakan Padang Ekspress (Jawa Pos Group) hari ini (12/10).

Hal senada disampaikan Ketua DPW Partai Nasdem Sumbar, Syamsu Rahim. Kata dia, sebelumnya Partai Nasdem sudah melaksanakan tes urine untuk seluruh anggota DPRD asal Nasdem, yaitu saat pengukuhan pengurus DPW Sumbar pada Februari 2016 lalu. 

BACA JUGA: Laaah...Pengacara Aa Gatot Berharap Kliennya Segera Jadi Tersangka

Dia menyadari, setelah tes urine tidak tertutup kemungkinan ada anggota dewan asal Nasdem yang terlibat narkoba. Untuk itu, jika ada tes urine yang akan dilaksanakan BNNP Sumbar, dia sangat mendukung program itu. “Kalau ada yang terbukti positif, tidak sekadar dipecat, tapi langsung dilaksanakan pergantian antar waktu (PAW) untuk dirinya sebagai anggota DPRD,” tegas Syamsu Rahim. 

Kata Syamsu Rahim, setiap dua bulan sekali dilaksanakan pertemuan antara pimpinan parpol dengan seluruh kader yang duduk di legislatif. Kepada 56 orang anggota DPRD asal Nasdem di seluruh Sumbar dia selalu berpesan bahwa sebagai anggota dewan harus menjadi tauladan bagi masyarakat dan menjaga nama baik partai. “Jadi, tidak ada yang boleh berbuat hal-hal yang merusak citra partai,” terang mantan bupati Solok ini.

BACA JUGA: Terungkap! Larasati Dibunuh karena Teriak Saat Hendak Diperkosa

Sedangkan Ketua PPP Sumbar, Hariadi mengatakan, dia juga mendukung program tes urine bagi anggota DPRD ini. “Kita akan instruksikan seluruh anggota DPRD asal PPP untuk mengikutinya,” ujar Hariadi.

Pengamat politik dari Universitas Andalas, Asrinaldi menilai, beredarnya video anggota DPRD diduga nyabu ini adalah momentum untuk memeriksa seluruh anggota DPRD. Sebab, patut diduga beredarnya video anggota dewan itu adalah puncak gunung es dari bobroknya perilaku banyak wakil rakyat.

Menurut dia, para pimpinan parpol harus menyatakan komitmennya mendukung langkah tes urine ini. Ini untuk membuktikan bahwa parpol memiliki komitmen bahwa mereka tidak mendukung adanya kader yang terlibat narkoba. “Sehingga persepsi public parpol itu bersih dari narkoba. Kalau ada kader yang positif, itu hanya oknum,” ujarnya. (adi/ray/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Hiks, Aa Gatot Menangis...


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler