PKS Menganggap Ide Tiga Periode Jabatan Presiden Berbahaya

Senin, 25 November 2019 – 19:15 WIB
Mardani Ali Sera. Foto: F-PKS DPR RI

jpnn.com, JAKARTA - Legislator Fraksi PKS DPR Mardani Ali Sera mengatakan bahwa usulan jabatan presiden ditambah menjadi tiga periode berbahaya bagi reformasi. Dia menganggap wacana itu mimpi buruk bagi bangsa yang tidak ingin kembali ke masa orde baru.

"Saya heran masih ada pihak-pihak yang menginginkan penambahan masa jabatan presiden. Saya pikir jelas usulan itu membahayakan bagi reformasi yang sedang berjalan. Masa mau nostalgia otoritariansme orde baru lagi," kata Mardani di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (25/11).

BACA JUGA: PSI Usulkan Masa Jabatan Presiden Jadi Tujuh Tahun, tetapi Hanya Satu Periode

Dalam pengamatan Mardani, wacana ini digulirkan bukan sekali atau dua kali. Pada 2010 isu ini menurutnya juga pernah digulirkan. Sekarang muncul lagi setelah Presiden Jokowi terpilih kembali untuk periode kedua.

Lebih dari itu, katanya, ide agar Presiden dipilih kembali oleh MPR juga disuarakan lagi. "Ini jangan-jangan mau menciptakan despotisme lagi,” ujar Mardani.

BACA JUGA: Iwan Fals Setuju Masa Jabatan Presiden Diperpanjang

Untuk itu, Ketua DPP PKS ini meminta supaya semua pihak untuk menyudahi pembicaraan yang kontra produktif dengan proses demokratisasi di Indonesia.

Mengenai dalil bahwa masa jabatan presiden tiga periode untuk memastikan kesinambungan pembangunan, hal itu menurut Mardani bisa dicarikan solusi yang tidak menimbulkan pro dan kontra.

"Kita bisa melakukan reformulasi perencanaan pembangunan nasional saat ini, misalnya MPR menghidupkan GBHN lebih bagus. Bukan mengaktifkan kembali watak oligarki dalam sistem demokrasi kita saat ini,” tandasnya. (fat/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler