PKS Minta Menteri Agama Minta Maaf

Minggu, 14 Juni 2015 – 13:20 WIB
Lukman Hakim Saifuddin. Foto: dok/JPNN.com

jpnn.com - JAKARTA - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mahfud Sidik minta para menteri pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla tidak mengeluarkan pernyataan aneh-aneh yang bisa memancing kemarahan dan emosi masyarakat di saat masyarakat sedang kesulitan ekonomi dan sosial.

"Seperti pernyataan menteri agama (Lukman Hakim Saifuddin) yang meminta umat Islam yang berpuasa untuk bertoleransi kepada masyarakat lain yang tidak berpuasa. Ini menurut saya di tengah kondisi ekonomi sulit, masyarakat akan mudah marah," kata Mahfud di Jakarta, Minggu (14/6).

BACA JUGA: Tuh Kan...Dana Aspirasi 20 Miliar Tak Diatur UU

Dia mengingatkan, dari 12 bulan dalam setahun, ada anggota masyarakat yang tidak berpuasa dalam 12 bulan itu dan ada yang harus melaksanakan puasa selama 1 bulan, sehingga wajar saja jika yang tidak berpuasa justru lebih menghormati orang yang sedang berpuasa. "Bukan malah sebaliknya seperti yang dinyatakan oleh menteri agama," ujarnya.

Masyarakat Indonesia paham betul ketika ada pihak yang sedang melakukan ibadah, maka yang tidak beribadah menghargai orang yang beribadah. Sementara menteri agama lanjutnya, malah orang yang tengah beribadah dia minta bertoleransi.

BACA JUGA: Anak-Anak Ini Ikut Aksi FPI Tolak Ahmadiyah di Bukit Duri

"Mencermati reaksi umat akhir-akhir ini, mestinya menteri agama segera minta maaf, agar memasuki Ramadan, umat menjadi lapang dan tidak merasa marah. Mudah-mudahan itu hanya kesalahan lidah saja," pungkasnya. (fas/jpnn)

BACA JUGA: DPR Dicap Lebay, Aspirasi 20 Miliar Cuma Trik Gentong Babi

BACA ARTIKEL LAINNYA... Dunia harus Bekerjasama Tangani 200 Juta Pengangguran


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler