PKS Pengin Indonesia Lobi Arab Biar Kuota Haji jadi Sebegini

Jumat, 22 April 2022 – 17:19 WIB
PKS berharap pemerintah melobi Arab Saudi soal kuota haji. Ilustrasi manasik haji: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Anggota Komisi VIII DPR RI Bukhori Yusuf berharap pemerintah melobi pihak Arab Saudi agar Indonesia mendapat jatah lebih dari kuota haji yang sudah ditetapkan.

Legislator Fraksi PKS itu mendorong 164 ribu jemaah yang layak berangkat pada musim Haji 2022, bisa diberangkatkan semuanya oleh pemerintah.

BACA JUGA: PKS dan Gerindra Bersikukuh Menolak Interpelasi Formula E

"Kami meyakini bahwa peluang ini sangat terbuka sepanjang pemerintah Indonesia bersedia melakukan lobi yang intensif," kata Bukhori keterangan persnya, Jumat (22/4).

Dia mengatakan Indonesia punya posisi strategis untuk meminta tambahan kuota Haji 2022.

BACA JUGA: PKS Prihatin Ada Pejabat Jadi Kaki Tangan Mafia Minyak Goreng

Indonesia saat ini berstatus sebagai negara Presidensi G20.

Diketahui, Arab Saudi turut tergabung sebagai anggota di organisasi internasional tersebut sebagai anggota.

BACA JUGA: Kasus Korupsi Minyak Goreng Terungkap PKS Minta Semua Kaki Tangan Mafia Dibongkar

"Kami berharap kesempatan memimpin grup kerja sama global di bidang ekonomi dan pembangunan yang bergengsi ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh Pemerintah Indonesia," ungkap Bukhori.

Di sisi lain, dirinya meminta pemerintah bisa proporsional untuk menentukan jatah kuota haji di tanah air berbasis kabupaten atau kota.

"Dalam menentukan siapa yang berhak berangkat, harus dilakukan secara berurut," ujar Bukhori.

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan pemberangkatan calon jemaah haji 2022 dimulai 4 Juni 2022.

Dia juga menyebutkan kuota haji Indonesia pada tahun ini sebanyak 100 ribu lebih.

"Alhamdulillah, tahun ini Indonesia akan memberangkatkan 100.051 jemaah haji," kata Menag Yaqut dilansir dari laman Kemenag pada Selasa (19/4). (ast/jpnn) 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Calon Jemaah Haji Diberangkatkan Juni, Kuotanya Sebegini


Redaktur : Rah Mahatma Sakti
Reporter : Aristo Setiawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler