PLN Hemat Rp 1,5 M Per Bulan Berkat PLTMG-CNG Bawean

Selasa, 19 Agustus 2014 – 14:19 WIB

jpnn.com - JAKARTA - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) telah meresmikan pembangkit listrik tenaga mesin gas berbahan bakar CNG (PLTMG-CNG) berkapasitas 3x1 MW di pulau Bawean, Gresik. Dari pengoperasian PLTMG-CNG ini, PLN bisa menghemat biaya pemakaian bahan bakar hingga Rp 863 per kWh.

"Biaya produksi dengan menggunakan BBM di Bawean sekitar Rp 2.800 per kWh. Dengan adanya PLTMG-CNG maka PLN akan bisa menghemat biaya operasi sekitar Rp 1,5 miliar per bulan," ujar Direktur Operasi Jawa Bali Sumatera, Ngurah Adnyana dalam siaran persnya, Selasa (19/8).

BACA JUGA: Investasi Awal Pabrik Ponsel Samsung Capai Rp 240 Miliar

Pembangkit yang dibangun dengan merenovasi lokasi PLTD lama Bawean tersebut, didesain dan dikerjakan sepenuhnya oleh anak bangsa. Dalam hal ini PLN menugaskan PT Pembangkitan Jawa-Bali (PJB), anak perusahaan PLN yang bergerak di bidang pembangkitan listrik, untuk membangun PLTMG - CNG Bawean.

"Rencananya PLTMG-CNG Bawean masih akan dikembangkan lagi menjadi total 5 MW. Kebutuhan gas untuk PLTMG-CNG Bawean sekitar 0,6 MMSCF per hari," serunya.

BACA JUGA: Pengembang Rumah Mewah Bidik Segmen Menengah ke Bawah

Nantinya, CNG akan disimpan dalam tabung skid di Gresik dan setiap empat hari akan dikapalkan menuju pulau Bawean dengan kapasitas pengapalan sebesar 2 MMSCF.
 
Sebelum beroperasinya PLTMG-CNG Bawean ini, listrik di pulau Bawean disupply dari PLTD dengan total 5 MW dimana 1 MW milik PLN dan 4 MW dari sewa diesel. Sebanyak 460 ribu liter BBM tiap bulan dibakar untuk melayani kelistrikan masyarakat Bawean.

Nah teknologi CNG ini, kata Adnyana sangat cocok untuk kepulauan. Program CNG marine sudah dilaksanakan di pulau Kijang, Bintan. Bawean merupakan pulau kedua yang menggunakan CNG marine.

BACA JUGA: Ribuan Perusahaan Pertambangan Kemplang Pajak

CNG plant merupakan usaha PLN untuk melakukan efisiensi pemakaian gas dengan cara pemampatan atau kompresi gas pada saat kebutuhan pembangkitan rendah.

Proyek ini akan terus dikembangkan guna memenuhi energi primer pembangkit listrik ke pulau-pulau kecil, yang tidak terjangkau fasilitas pipa gas dan untuk menekan pemakaian BBM. (chi/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Wamenhub : PU Harus Selesaikan Jalan


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler