PLN Mulai Operasikan PLTMG Merah Mata

Sabtu, 20 Agustus 2011 – 16:46 WIB

JAKARTA - Sistim kelistrikan di wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) bakal semakin andal seiring dengan ketersediaan daya listrik yang terus bertambahHal itu seiring dengan diresmikannya Pembangkit Listrik Tenaga Mini Gas (PLTMG) Merah Mata yang berlokasi di dusun Borang Desa, Merah Mata, kabupaten Banyuasin dengan kapasitas 35 Megawatt, Jumat (19/8)

Direktur Operasi PLN Indonesia Barat Harry Jaya Pahlawan yang meresmikan beroperasinya PLTMG Merah Mata, mengatakan bahwa pembangkit tersebut merupakan salah satu pembangkit listrik sewa yang kontraknya telah ditandatangani PLN dengan konsorsium PT Navigat Energy pada bulan Juni 2011 lalu

BACA JUGA: Pertamina Kuasai Gas Cepu

Menurut Harry, PLTMG Merah Mata merupakan gas engine type mobile dengan total kapasitas 35 MW.

PLTMG tersebut terdiri dari 9 unit pembangkit yang masing-masing berkapasitas 3,3 MW, serta 2 unit pembangkit masing-masing berkapasitas 2,7 MW
Total produksi energi yang akan dihasilkan dari PLTMG ini adalah 151,2 GWh, dimana kebutuhan gasnya 6,8 BBTU per hari dengan mengoptimalkan gas make up borang sebesar 11.563 BBTU.

"Pengoperasian PLTMG yang berbahan bakar gas ini selain dimaksudkan untuk lebih memperkuat sistim kelistrikan di wilayah Sumbagsel, diharapkan juga mampu menambah kemampuan pasokan daya secara lebih efisien dan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar minyak," ujar Harry melalui rilis ke JPNN, Sabtu (20/8)

BACA JUGA: PLN Sediakan Layanan Khusus ke PT SDA



Harry memperkirakan, dengan beroperasinya PLTMG Merah Mata itu maka PLN akan dapat melakukan penghematan sebesar Rp 52,6 miliar
Nantinya, kata Harry, PLN akan lebih meningkatkan penggunaan gas untuk pembangkit-pembangkit peaker yang merupakan pembangkit pemikul beban puncak

BACA JUGA: Mercy Perkuat Pasar Premium

PLN dalam waktu dekat juga akan membangun pembangkit peaker  di Sei Gelam Jambi dengan kapasitas 90 MW yang memanfaatkan teknolgi CNG (Compressed Natural Gas).

Hingga semester pertama tahun ini,  beban puncak sistim kelistrikan Sumbagsel telah mencapai 2.076 MWSejalan dengan pertumbuhan ekonomi diwilayah tersebut yang terus bergerak dinamis, maka angka pertumbuhan beban kelistrikan dipastikan akan terus merangkak naik

"Untuk mengatisipasi hal tersebut, maka diperkirakan  sampai awal tahun 2012 nanti di wilayah Sumbagsel akan ada penambahan daya sebesar sebesar 334 MW sehingga akan lebih siap untuk mengantipasi pertumbuhan kebutuhan tenaga listrik di wilayah Sumbagsel," pungkasnyanya(Yud/jpnn).

BACA ARTIKEL LAINNYA... IHSG Masuk Fase Rentan Koreksi


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler