PNS Ngamar dengan Wanita Lain, Pintu Diketuk Istri...Tok tok

Senin, 20 Juni 2016 – 06:20 WIB
Ilustrasi Foto: AFP

jpnn.com - BOALEMO  - Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan warga menangkap sepasang PNS yang sedang asyik berduaan dalam kamar kost di Desa Piloliyanga Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo, Gorontalo.

Keduanya yakni AP (36) alias Co dan HN (40) alias Ya, yang diduga merupakan pasangan tidak sah. Karena, baik AP maupun HN diketahui masih memiliki pasangan rumah tangga masing-masing. 

BACA JUGA: Dor! Kaki Kiri Emil Salim Ditembak Polisi

Informasi yang berhasil dirangkum Radar Gorontalo (Jawa Pos Group) menyebutkan, penggrebekan pasangan tersebut berawal dari kecurigaan Risna, istri AP. 

Pada Sabtu(18/6)pagi sekira pukul 09.30 WITA, Risna sempat berkomunikasi dengan AP, sang suami. Usai berkomunikasi melalui handphone, Risna pun memutuskan untuk menemui sang suami yang mengaku sedang berada di kamar kost. A

BACA JUGA: Anak dan Bapak Diringkus Bawa Sabu Senilai Rp 24 Miliar

khirnya, Risna pun mendatangi kost suaminya yang berada tepat di belakang Kantor Desa Piloliyanga Kecamatan Tilamuta. Sesampainya di kost, Risna langsung mengetuk pintu kamar AP. Beberapa kali diketuk, AP tak kunjung membukakan pintu kamar. 

Risna pun mencoba membuka pintu, namun terkunci. Wanita yang diketahui juga berstatus ASN ini, langsung menuju ke belakang rumah kost tersebut. Di belakang rumah, ia mendapatkan motor sang suami sedang terparkir. 

BACA JUGA: Mahasiswi Cantik Dianiaya Selingkuhan Sang Ayah

"Waktu di kamar mandi belakang. Saya ketemu dengan tetangga. Menurut tetangga itu, suami saya baru saja mandi dan masuk ke dalam kamar," tandas Risna. Ia pun kembali ke depan kamar sambil mengetuk pintu. 

Namun, pintu tak kunjung dibukakan. Risna pun mulai curiga dengan situasi yang ada. Segera ia bergegas mencari bantuan warga sekitar. Ia juga mencoba untuk menghubungi Satpol PP guna memastikan keberadaan sang suami yang merupakan pejabat Kepala Seksi di Kantor Camat Paguyaman Pantai tersebut. 

"Saya menghubungi Satpol PP untuk memastikan suami saya. Takutnya dia kenapa-kenapa," kata Risna.

Namun sayang, setelah mulai banyak warga berkumpul, Risna dimintakan untuk ke Kantor Desa Piloliyanga. "Saya tidak diperbolehkan untuk melihat penggerebekan," sesalnya.

Kepala Desa Piloliyanga Hanafi Kasim ketika dikonfirmasi Radar Gorontalo, membenarkan kejadan itu. Menurutnya, setelah digrebek pada pukul 11.30 WITA, akhirnya Satpol PP dan warga berhasil menemukan AP dan HN. 

Saat pertama pintu terbuka, HN memang tak terlihat. Namun ternyata, HN bersembunyi di atas loteng. Setelah memaksa turun HN, kedua langsung digiring oleh warga dan Satpol PP. 

"Saya akui, dengan kejadian ini kami kecolongan. Apalagi, menurut si AP,dia sudah 2 bulan kost d situ," ujar Hanafi. 

Ironisnya lagi, hal ini terjadi saat Bulan Ramadhan. Hanafi pun menyatakan akan berusaha untuk menjaga wilayahnya dari kejadian semacam ini lagi. 

Selanjutnya, menanggapi hal itu, Risna pun shock. Ia tak menyangka suaminya berbuat demikian. "Saya sangat kecewa. Dan saya juga keberatan. Saya minta keduanya dihukum sesuai aturan kepegawaian. Dan saya juga akan melapor ke pihak kepolisian," tegas Risna.

Diketahui, AP merupakan pejabat kepala seksi di Kantor Camat Paguyaman Pantai. Begitu juga HN yang tercatat sebagai pejabat di Kantor Camat Botumoito.

Kepala Kantor Satpol PP Kabupaten Boalemo Mizan Uwade yang dikonfirmasi melalui Kepala Tata Usaha (KTU) Satpol PP, Erfin Susanto membenarkan hal itu. Menurutnya, saat ini pihaknya tetap akan menindaklanjuti kejadian ini. 

"Kami masih akan menunggu perintah pimpinan. Namun yang pasti akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku," pungkasnya. (RG-59/sam/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Dor! Penjual Senpi Terpaksa Dilumpuhkan, nih Orangnya


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler