Polisi Bantah Pukul Mahasiswa Papua yang Demo di Kemendagri

Jumat, 11 Maret 2022 – 19:37 WIB
Ratusan mahasiswa Papua diamankan seusai terlibat demo tolak pemekaran Papua yang berlangsung rusuh di Kemendagri, Jumat (11/3). Foto: Fransiskus Adryanto Pratama/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Polda Metro Jaya membantah memukul sejumlah pedemo mahasiswa Papua yang mencoba berdemonstrasi di depan Istana Negara.

"Polisi tidak ada melakukan pemukulan terhadap pedemo," kata Kabid Humas Polda Metro Kombes Endra Zulpan saat dikonfirmasi, Jumat (11/3).

BACA JUGA: Demo Tolak Pemekaran Papua Rusuh, Ratusan Mahasiswa Ditangkap, Ada Cewek Pingsan

Kericuhan bermula saat mahasiswa yang melakukan aksi demonstrasi di dekat kantor Kemendagri merangsek menuju depan Istana Negara.

Melihat itu, polisi pun memaksa pedemo mundur. Saat itulah terjadi kericuhan yang mengakibatkan Kasat Intel Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Ferikson Tampubolon terluka.

BACA JUGA: Kelakuan Suami Bejat Terungkap saat Sang Istri Pamit ke Anak Gadisnya, Tak Disangka

Walakin, ratusan mahasiswa Papua diamankan ke Polda Metro Jaya.

Sementara itu, salah seorang pedemo bernama Nico mengaku ada lima rekannya dipukul aparat keamanan.

"Ada kawan yang dipukuli di wajah sampai darah. Ada yang bajunya sampai robek. Lima orang terluka," kata Nico, Jumat.

Nico juga mengeklaim ada perempuan yang dipukul hingga pingsan.

Hingga saat ini, katanya, belum sadarkan diri.

"Ada cewek dipukul sampai pingsan. Saat ini belum sadar (masih dirawat, red)," kata Nico.

Diketahui, aksi mahasiswa itu dilakukan perihal menolak pemekaran Papua. (cr3/jpnn)


Redaktur : Budi
Reporter : Fransiskus Adryanto Pratama

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler